• iklan 3


  • Yon Armed Kostrad Akhiri Tugas Di Malut

    0

         Ternate, jurnalsumatra.com – Satgas Yon Armed 12/Kostrad di wilayah Maluku dan Maluku Utara (Malut) mengakhiri tugas dan digantikan Satgas Baru dari Yonif 726/Tamalatea melalui upacara serah terima Satgas Pam Rahwan di wilayah tersebut.
    “Satgas pengganti yang menumpang KRI Teluk Lampung 540 jenis LCT (Landing Carier Tank) TNI Angkatan Laut telah tiba di Ternate, beberapa hari lalu,” kata Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Sachono,SH, M.Si usai upacara Serah Terima Satgas di eks Kantor Gubernur Malut, Senin.
    Kegiatan embarkasi dan debarkasi personel dan materil satgas baru itu telah dilakukan melalui pemeriksaan barang bawaan oleh gabungan tim Intelijen dan personel Polisi Militer.
    Danrem dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit Yon Armed 12/Kostrad yang telah melaksanakan tugas selama sembilan bulan di Maluku Utara.
    Ia menyatakan, dalam menjalankan tugas Yon Armed 12/Kostrad telah berhasil memperoleh prestasi, di antaranya menyadarkan masyarakat untuk menyerahkan senjata dan Muhandak.

         Tercatat 10 pucuk senjata organik, 113 pucuk senjata rakitan, 230 butir munisi berbagai kaliber, dan 16 butir bahan peledak diserahkan oleh masyarakat secara sukarela.
    Bahkan, Satgas ini dapat menjaga situasi Kamtibmas di masyarakat juga turut membantu dalam pemberdayaan masyarakat seperti pembuatan taman bacaan di Kecamatan Malifut dan membantu upaya konservasi lingkungan dengan menggalang burung Paruh Bengkok maupun Nuri endemik Malut yang dimiliki oleh masyarakat dan menyerahkannya kepada BKSDA untuk dilepas liarkan di habitatnya maupun sosialisasi pelarangan penangkapan burung kepada masyarakat karena akan mengganggu ekosistem alam.
    Sedangkan kepada Satgas Yonif 726/Tamalatea, Danrem selaku Kolakops satgas berpesan agar segera menyesuaikan diri, dan dapat melanjutkan apa yang telah menjadi capaian satgas sebelumnya.
    “Bagi seorang prajurit, tugas merupakan suatu kehormatan oleh karena itu laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas,” katanya.
    Danrem meminta agar mereka mendekati rakyat, menciptakan rasa aman bagi masyarakat dengan berpedoman pada SOP dalam setiap tindakan.
    Satgas juga harus mampu memerangi peredaran narkoba yang mulai menghawatirkan di Wilayah Malut dengan cara merangkul masyarakat serta memberi pengertian tentang bahaya maupun dampak buruk dari penggunaan barang haram tersebut.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com