• iklan 3


  • Tidak Miliki IMB 43 Indomaret Terancam Ditutup

    0

    logo indomaretPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Sikap tegas dilakukan oleh Komisi III DPRD Palembang yang akan mengancam 43 indomaret pricess terancam ditutup, karena ruko yang disewa oleh ke 43 indomaret tersebut belum memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

    “karena tempatr yang disewa oleh indomaret ini tidak ada IMB, sehingga ini menyalahi aturan, seharusnya tempat yang disewa untuk bisnis harus memiliki IMB,”kata Ketua Komisi III DPRD Palembang, Firmansyah, Hadi kepada jurnalsumatra,com,Selasa (15/11)

    Menurut Firmansyah, dengan tidak adanya IMB maka para penyewa tidak membayar pajak kepada daerah sehingg tidak memberikan pajak kepada pendapatan asli daerah (PAD), seharusnya setiap pelaku bisni harus membayar pajak.

    “kalau tidak ada imb bagaimana meraka akan membayar pajak kepada daerah, karena kontribusi pajak sangat penting untuk meningkatkan PAD,”jelas politisi PKB ini.

    Dijelaskan Firmansyah, pihaknya memberikan waktu hingga 30 novmeber mendatang kepada pemilik indomaret untuk mengurus IMB, jika batas waktu yang diberikan tidak diindakan maka terancam indomaret ini akan ditutupp untuk sementara waktu.

    “kalau waktu yang kita berikan tidak dilakukan maka otomatis akan kita tutup, dengan memberikan reokmandasi kepada POL PP dan Tata Kota untuk menutup ruko tersebut,”jelasnya.

    43 indomaret ini tersebar diseluruh wilayah Kecamatan yang ada di Palembang, minslanya di jalan ARiodillah, Perindustrian II, Mata Merah dan daerah lainnya.

    Oleh karena itu ia berharap persoalan ini tidak terulang kembali kedepan, persoalan ini terjadi karean tidak ada koordinasi antara Lurah dan Tata Kota, oleh karean itu kedepan koordinasi harus ditingkatkan kembali kedepan, sehingga hal ini dapat diantisipasi.

    Ditambahkan Firmasnyah banyak bagunan yang tidak miliki izin di Palembang lebih dari 20 persen, oleh karena itu Tatat Kota segara melakukan pengecekan langsung kelapangan sehingga dapat diketeahui bagunan mana saja yang tidak memiliki izin.

    Sementara itu, Kepala Dinas Tata Kota, Gunawan mengatakan, untuk itu pihaknya meminta kepada para pengusaha maupun indomaret untuk hati-hati dalam menyewa gedunag atau ruko yang akan dijadikan tempat bisnis.

    Oleh karena itu yang pertama mesti diperhatikan dengan mempertanyakan langhsung kepada pemilik baguna apakah memiliki IMB atau tidak, namun piahknya akan mentoleransi kepada pemilik untuk segera mengurus IMB,

    sehingga meraka tetap beroperasi.” kalau pun tidak mau maka izin operasinya distop. Namun kita berkeyakinan meraka akan mengurus IMB, yaitu dengan cara pendekatan secara langsung akan pentingnya memiliki IMB dalam setiap mendirikan bangunan,”jelasnya.(eka)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com