• iklan 3


  • Registrasi E-Pupns Terganggu Jaringan Internet

    0

    Barabai, Kalsel, jurnalsumatra.com- Registrasi atau Pendataan Ulang Pengawai Negeri Sipil (PUPNS) secara elektronik 2015 yang dimulai 1 September hingga 31 Desember 2015 di Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, terkendala lambatnya jaringan internet.
    Humas dan Protokol Setda Hulu Sungai Tengah (HST) Hadijah, di Barabai, Kamis, mengatakan, selain lambat pendataan tersebut juga terkendala sibuknya server di http://pupns.bkn.go.id, sehingga untuk membuka web saja sangat susah dan harus berulang-ulang.
    Pendataan ulang PNS yang wajib dilakukan itu merupakan tindaklanjut dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun tentang Aparatur Sipil Negara dan Keputusan Badan Kepegawaian Negara Nomor 19 Tahun 2015 tentang pedoman pelaksaan PUPNS secara elektronik.
    Bagi PNS yang tidak mendaftar hingga tenggat waktu yang ditetapkan, tidak juga menginput data secara online akan dihapus dari database BKD dan dinyatakan bukan sebagai pegawai negeri sipil.
    “Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya data saya bisa teregistrasi juga, setelah berjam-jam menunggu, padahal internet di humas sangat lancar,” katanya.
    Ia juga mengaku agak kebingungan saat harus online karena ada tahapan yang sudah terlaksana dan dapat nomor registasi namun tidak bisa diprint sebagai bukti telah mendapatkan nomor registrasi.
    Jaringan internert, kata dia, sangat menentukan, ditambah makin padatnya jaringan di waktu yang sama karena sesama PNS seluruh Indonesia juga berusaha melakukan registrasi.
    Lain di pemkab, lain pula di Kemenag HST, di mana Pelaksanaan elektronik Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (e-PUPNS) disosialisakan serta ada bimbingan teknis tentang e-PUPNS di Aula Mushala Al Mujahadah.
    “Kegiatan yang diikuti oleh seluruh karyawan lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Bagian Ortapeg Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel beberapa waktu yang lalu,” kata Fikri pelaksana kepagawaian.
    Menurut  Fikri, seluruh PNS terlebih dulu harus melakukan registrasi di aplikasi yang disediakan, setelah mendapatkan nomor register segera melaporkannya ke operator Kantor Kemenag HST untuk dilakukan verifikasi.
    Setelah tahapan-tahapan tersebut dilakukan, PNS baru bisa mengisi semua kelengkapan yang tersedia pada aplikasi.
    Menurut dia, saat ini kurang lebih enam juta PNS melakukan registrasi, maka jaringan server tentu akan terganggu, sehingga sebaiknya registrasi dilakukan malam hari, biasanya lebih lancar.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com