• iklan 3


  • POLRESTA Pekalongan: 10 Lokasi Rawan Konflik PILKADA

    0

    Pekalongan, jurnalsuamtra.com – Kepolisian Resor Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memetakan 10 lokasi tempat pemungutan suara yang berpeluang menimbulkan  konflik pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2015.
    Kepala Polresta Pekalongan AKBP Lutfhie Sulistiawan di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa untuk mengantisiasi kerawanan konflik, polresta  memperkuat petugas pengamanan maupun intelijen di lokasi itu.
    “Ada 10 TPS di sejumlah kelurahan yang dinilai rawan konflik sehingga kami akan memperkuat pengamanan maupun intelejen di lokasi itu,” katanya.
    Menurut dia, kemungkinan kerawanan konflik di 10 TPS itu karena ada dua pasangan calon yang berdomisili pada satu kelurahan sehingga menimbulkan kekuatan relatif besar dari masa pendukung masing-masing calon.
    “Sepuluh dari 551 TPS yang rawan konflik itu berada di kelurahan Kauman, Panjang, dan Bina Griya,” katanya.
    Ia mengimbau Masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak mempunyai tanggung jawab serta diminta bisa berkerjasama dengan  kepolisian.
    “Kami imbau masyarakat tidak anarkis saat menemukan masalah pada pelaksanaan pilkada. Serahkan saja masalah itu pada institusi terkait agar bisadiselesaikan,” katanya.
    Ia mengatakan Polri akan bersikap netral atau terlibat mendukung salah satu pasangan dengan menggunakan fasilitas dan sarana milik Polri pada pelaksanaan pilkada.
    “Kami tidak akan memberikan toleransi pada anggota yang terbukti tidak netral dan diberikan sanksi tegas untuk pelanggaran yang dilakukannya,” katanya.
    Ia menambahkan polresta akan mengerahkan 386 personEl untuk mengamankan tahapan Pilkada Kota Pekalongan.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com