• iklan 3


  • Pangarmatim Terima Kunjungan Komisi I DPR

    0

    Surabaya, jurnalsumatra.com- Panglima Armada RI Kawasan Timur Laksda TNI Darwanto menerima kunjungan Tim Komisi I DPR bidang pertahanan, intelijen, luar negeri dan informasi yang dipimpin ketua tim HA Hanafi Rais di Markas Komando Armatim Ujung Surabaya, Jumat.
    Di hadapan para anggota DPR, Panglima Armada RI Kawasan Timur (Armatim) memaparkan tentang kesiapan Alutsista Satuan TNI Angkatan Laut dalam memenuhi Minimum Essential Forces (MEF) tahap II (2015-2019) di wilayah Armatim dan perkembangan Alutsista MEF tahap I (2010-2014).
    Di sela acara yang juga dihadiri Kasarmatim Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto dan pejabat utama Koarmatim itu, Tim Komisi I DPR juga mengunjungi unsur-unsur kapal perang Koarmatim yaitu Kapal Selam KRI Cakra-401.
    Pada hari yang sama, Pangarmatim juga menjadi inspektur upacara parade peringatan HUT Ke-56 Hiu Kencana (Satuan Kapal Selam) di Monumen Tjandrasa Satuan Kapal Selam Koarmatim yang ditandai dengan pembacaan narasi sekilas tentang sejarah kapal selam.
    Upacara parade yang diikuti Kompi Perwira Koarmatim, Kompi Satuan Pasukan Katak Koarmatim, Kompi Pasukan Intai Amfibi Marinir, Kompi Pengawak Kapal Selam Koarmatim, Kompi Penyelam Dislambair Koarmatim, serta Kompi Prajurit KRI Koarmatim itu merupakan puncak dari rangkaian peringatan HUT Ke-56 “Hiu Kencana”.
    Dalam narasi itu diungkapkan bahwa TNI Angkatan Laut untuk pertama kalinya mempunyai dua buah kapal selam RI Tjakra dan RI Nanggala yang diserahterimakan dari Pemerintah Uni Soviet kepada Pemerintah Indonesia yang diwakili Kepala Staf TNI Angkatan Laut pada saat itu Kolonel Pel. R.E. Martadinata.
    Hari bersejarah pada 12 September 1959 itu akhirnya diperingati sebagai “Hari Lahir Korps Hiu Kencana”. Sebelum penerimaan dua kapal selam dari Uni Sovyet itu, TNI Angkatan Laut telah mengirimkan dua kru yang disiapkan sebagai calon pengawak kedua kapal selam tersebut untuk tugas belajar ke Gdinia Oksiwi Polandia.
    Dalam amanatnya, Pangarmatim selaku Inspektur Upacara menyampaikan, kapal selam merupakan kapal yang berteknologi tinggi dan mutakhir yang diawaki oleh prajurit-prajurit profesional, disiplin dan berdedikasi tinggi.
    “Dengan adanya pembangunan Submarine Control Simulator (SCS) dan pembangunan Submarine Command and Team Trainer (SCTT) di Kolatarmatim, saya berharap akan mampu mewadahi kebutuhan pelatihan bagi para awak kapal selam dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit kapal selam, sehingga TNI Angkatan Laut memiliki daya tangkal yang tinggi terhadap negara-negara tetangga di kawasan regional,” katanya.
    Pangarmatim juga menyampaikan rasa bangga bahwa dalam perjalanan panjangnya yang ke-56 tahun, warga Hiu Kencana telah mampu menumbuhkan dan mempertahankan jiwa serta semangat kesatuan yang secara nyata telah memberikan andil bagi kekuatan TNI Angkatan Laut.
    Di penghujung upacara parade tersebut, Pangarmatim beserta para sesepuh Korps Hiu Kencana memberikan selamat kepada seluruh pengawak kapal selam yang saat itu tergabung dalam pasukan upacara.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com