• Nahdliyin Tolak Provokasi Pecah NKRI

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Sejumlah warga Nahdliyin yang tergabung dalam “Aliansi Pejuang Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah” menolak segala bentuk provokasi pihak-pihak tertentu yang akan memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
    “Kami menolak segala bentuk provokasi pihak tertentu yang akan memecah belah keutuhan NKRI,” kata Koordinator Aliansi Pejuang Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah, Ahmad Dimyati di Jakarta, Jumat.
    Dia mengatakan warga Nahdliyin dari berbagai organisasi keagamaan yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama dan bersatu dalam Aliansi Pejuang Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah memandang bahwa toleransi antarumat beragama harus dibangun atas dasar saling menghormati dan menghargai.
    Dimyati menjelaskan aksi damai tersebut dilakukan dalam kerangka membela aqidah dan ketersinggungan umat Islam atas pernyataan Basuki Tjahaja Purnama yang dinilai melecehkan Al Quran.

        “Apapun alasannya, dia itu seorang pemimpin tidak layak untuk berkomentar dan menjustifikasi keyakinan Umat Islam tentang Surah Al Maidah Ayat 51.”
    Dia menegaskan aksi yang dilakukan tidak ada kaitannya dengan konstelasi politik jelang Pilkada.
    “Kami menuntut penegak hukum untuk segera memproses Basuki Tjahaja Purnama karena dugaan penistaan agama agar persoalan ini tidak meluas dan terulang,” papar dia.
    Selain itu, dia meminta juga Presiden Jokowi untuk tidak mengintervensi proses hukum atas dugaan kasus tersebut, sehingga proses hukum bisa berjalan secara adil, transparan dan proporsional.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com