• iklan 3


  • MPR Sosialisasikan Empat Pilar Bagi TNI-POLRI

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyosialisasikan empat pilar kebangsaan, dengan menyelenggarakan pelatihan bagi pelatih (training of trainer, ToT) bagi para perwira TNI dan Polri di Bandung 27-31 Agustus 2015.
    Keterangan tertulis yang diperoleh dari Humas MPR RI di Jakarta, Jumat, menyebutkan pembukaan ToT telah dilakukan oleh Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta pada Kamis malam (27/8) dan dihadiri oleh dua Wakil Ketua MPR RI yang lain EE Mangindaan dan Mahyudin, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Polri Jenderal Pol Badrodin Haiti, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, sejumlah anggota MPR, serta para perwira TNI-Polri yang menjadi peserta ToT.
    Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyambut baik dan memberi apresiasi atas penyelenggaraan ToT empat pilar kebangsaan di lingkungan TNI dan Polri.
    Sosialisasi empat pilar secara massif, katanya, merupakan hal sangat penting untuk mengatasi permasalahan kebangsaan, salah satunya menipisnya rasa nasionalisme kebangsaan.
    “Dengan sosialisasi empat pilar, kita kembalikan jati diri bangsa,” ujarnya.
    Empat pilar kebangsaan adalah Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
    Empat pilar menjadi pilihan untuk negara luas yang terdiri atas ribuan pulau dan beragam bahasa, budaya, dan agama. Keberagaman dan kekayaaan alam dan budaya di Indonesia bisa menjadi modal dasar untuk menyejahterakan rakyat.
    Ahmad Heryawan berharap peserta ToT paham empat pilar dan memahamkan kepada masyarakat.
    Ia menegaskan bangsa Indonesia sudah bersepakat untuk bersatu dan membangun Indonesia.
    Badrodin Haiti juga menyambut baik ToT empat pilar kebangsaan itu. “Kegiatan ini akan bermanfaat dan strategis dalam membangun kesadaran berbangsa,” ujarnya.
    Badrodin berharap ToT akan dapat membuat peserta memahami lahir dan tegaknya Indonesia, selanjutnya, bisa diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas. Dengan demikian TNI dan Polri menjadi ujung tombak dan mendorong element bangsa untuk bergerak serentak dalam visi yang positif.
    Kepala Polri menegaskan pilar merupakan penyangga bangunan yang penting dan apabila rapuh akan bisa merobohkan bangunan itu.
    Ia mengatakan bangsa ini sedang dilanda dan diserbu ideologi bangsa lain. Ideologi bangsa sudah dirongrong oleh kelompok yang sangat agresif, kelompok radikal, teroris. Mereka salah satu organisasi yang tak mengakui Pancasila dan turunannya.
    Dipaparkan oleh Badroddin bahwa kelompok radikal cirinya bukan dari tampilan tetapi dari cara mereka berdialog.
    “Oleh karena itu kita bisa membedakan kelompok itu radikal atau bukan dari cara mereka berdialog. Bila yang berdialog selalu mengatakan anti-Pancasila maka mereka adalah kelompok radikal,” katanya.
    Keberadaan empat pilar, katanya, akan terkikis bila tidak dipelihara.
    Perubahan sosial yang terjadi, bagi Badroddin, harus diantisipasi seperti era reformasi yang kebablasan. Pengaruh ilmu dan teknologi, pemahaman yang salah serta kesadaran yang masih rendah terhadap nasionalisme juga harus diantisipasi.
    Untuk itu, dia mendorong perlunya menggelorakan semangat persatuan, mengoptimalkan, dan memperkuat empat pilar.
    Sementara itu Gatot Nurmantyo antara lain menyatakan berbicara soal empat pilar, tidak lepas dari sejarah perjuangan bangsa.
    Ia menceritakan pada masa dahulu di nusantara ada dua kerajaan besar yakni Majapahit dan Sriwijaya namun keberadaan kerajaan itu akhirnya runtuh.
    Menurut Gatot runtuhnya dua kerajaan itu karena disebabkan masalah dari dalam.
    Wakil Ketua MPR Oesman Sapta dalam sambutannya mendukung apa yang telah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Kapolri, dan Panglima TNI.
    Menurut Oesman, apa yang diperjuangkan TNI dan Polri sama dengan apa yang dilakukan MPR.
    Bagi Oesman, dalam soal empat pilar, paling penting adalah menghayati dan mengamalkan. Hal itu merupakan salah satu tantangan kebangsaan.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com