• Mahasiswa Donggala Utara Desak Gubernur Panggil Bupati

    0

    Palu, jurnalsumatra.com – Aliansi Mahasiswa Donggala Utara mendesak Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola segera memanggil Bupati Donggala Kasman Lassa untuk menandatangani rekomendasi pembentukan daerah otonom Donggala Utara karena selama ini bupati mengabaikan aspirasi masyarakat.
    Aspirasi tersebut disampaikan sekitar 50 perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam demonstrasi di depan kantor gubernur di Palu, Senin.
    Unjuk rasa yang berlangsung lima hari menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo ke Palu untuk menghadiri Sail Tomini tersebut mengundang perhatian masyarakat yang melintas di jalan tersebut.
    Selain berorasi mereka juga membagikan selebaran berisikan tuntutan agar pemerintah kabupaten dan provinsi segera mengeluarkan rekomendasi pembentukan daerah otonom baru Donggala Utara yang berpisah dari Donggala.
    Karim, salah seorang mahasiswa dalam orasinya mengatakan terhalangnya pembentukan Donggala Utara karena bernuansa politis oleh Bupati Donggala Kasman Lassa sebab seluruh syarat dasar dan administrasi sudah terpenuhi.
    Dia mengatakan selama ini wilayah Donggala Utara sangat dirugikan baik dari sisi pelayanan publik, infrastruktur maupun pengelolaan sumber daya alam sehingga wajar dimekarkan.
    Dari sisi geografis masyarakat Donggala Utara sangat sulit berurusan dengan pemerintah kabupaten karena jarak yang mencapai 150-250 kilometer. Selain itu untuk menuju ibu kota kabupaten harus melintasi Kota Palu, ibu kota provinsi.
    Mahasiswa juga meminta DPRD provinsi segera mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan Donggala Utara karena selama ini bupati Donggala cenderung mengabaikan aspirasi masyarakatnya.
    Mahasiswa diterima oleh Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan Andi Sose Parampasi, Sekretaris Komisi I DPRD Sulawesi Tengah Rusli Dg Pallabi.
    Andi Sose mengatakan gubernur Longki Djanggola dalam waktu dekat akan mengundang Bupati Donggala Kasman Lassa membicarakan terkait tuntutan mahasiswa tersebut.
    Sementara itu Rusli Dg Pallabi mengatakan DPRD Sulawesi Tengah juga akan melakukan rapat terkait rencana penandatangan rekomendasi pembentukan DOnggala Utara.
    Mahasiswa mengancam akan datang lagi bersama komponen masyarakat Donggala Utara jika tuntutan mereka tidak disikapi dalam waktu tiga hari mendatang.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com