• iklan 3


  • LPP TVRI Kupang Perkuat Konten Lokal

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Kupang terus memperkuat konten lokal untuk menggairahkan minat pemirsa stasiun televisi plat merah itu di wilayah Nusa Tenggara Timur.
    “Hingga saat ini kemasan acara untuk memperkuat konten lokal sudah mencapai 40 persen dari keseluruhan jam tayang bersama TVRI Nasional,” kata Kepala LPP TVRI Kupang Miswaruddin kepada Antara di Kupang, Selasa.
    Menurut dia, dalam konteks kelembagaan, TVRI Kupang terus melakukan pembenahan, baik dari aspek manajemen sumber daya manusia secara ke dalam dan keluar, untuk kepentingan menghasilkan sejumlah produksi konten yang menarik.
    Secara bertahap, kata mantan Kepala LPP TVRI Stasion Riau ini, personel bidang pemberitaan dan teknis serta program, selalu disertakan dalam kegiatan pelatihan dan kursusu, untuk peningkatan kemampuan di bidang masing-masing, yang bisa mendukung sejumlah produk serta konten yang akan ditayang untuk pemirsa.
    Meskiupun dari aspek kuantitas, sumber daya manusi yang dimiliki oleh TVRI Kupang masih sangat kurang dari standar normal yang harus dimiliki sebuah stasiun televisi.
    “Kami di hari ini untuk sumber daya manusia di pemberitaan hanya tersedia sembilan orang saja. tetapi dengan jumlah itulah kami berkarya untuk Nusa Tenggara Timur,” katanya.
    Selain menjalin dan meningkatkan kualitas SDM di internal manajemen, kata Miswaruddin, peningkatan kualitas jaringan dengan sarana dan prasarana pendukung juga terus direncanakan dan dilakukan.
    Sejumlah pembenahan dan pemasangan pemancar untuk kepentingan pendekatan layanan tangkap siaran di daerah-daerah, juga terus dilakukan.
    Hal ini untuk kepentingan pemeratan dan penyebaran informasi tentang provinsi ini ke seluruh wilayah yang memiliki kondisi geografis yang berpulau dan bergunung tersebut.
    Secara bertahap, pada 2016 akan dibangun tiga pemancar baru, masing-masing di Oben, wilayah Kabupaten Kupang dengan kekuatan 10 ribu watt, Maumere di Kabupaten Sikka Flores 2.000 watt dan di Labuan Bajo Flores juga berkekuatan 2.000 watt.
    Dengan jaringan pemancar ini, diharap siaran TVRI Kupang bisa terpancar luas dan jernih di seluruh wilayah daerah ini.
    “Itu harapan kita untuk kepentingan penyebaran informasi berkaitan dengan daerah ini,” katanya yang didampingi Kepala Seksi Program Arie de Jong dan Pelaksana Tugas Harian (Plh) Seksi Pemberitaan Akmalyanto.
    Dia mengaku, hingga saat ini, karena sejumlah keterbatasan, siaran TVRI masih belum bisa ditangkap jernih di 21 kabupaten/kota di provinsi kepuluan itu. Kendati dari aspek konten lokal, sudah sangat didukung dengan kontribusi 13 kontributor daerah di masing-masing kabupaten.
    “Kita masih punya banyak kendala sehingga TVRI baru bisa terlihat jernih di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS) serta sebagian pesisir selatan Pulau Flores,” katanya.
    Sementara itu seorang Pegawai LPP TVRI Nusa Tenggara Timur Bonik Loak, berharap akan terus terbangun semangat dan komitmen bersama seluruh personel lembaga itu untuk bersama membangun kemandirian dan kemajuan provinsi itu.
    “Sebagai lembaga penyiaran publik, lembaga ini punya tugas penting memajukan kesejahteraan masyarakat melalui tugas dan fungsinya. Untuk itu kerja sama tim harus tetap dipertahankan, demi NTT maju dan jaya,” kata Bonik.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com