• Legislator Harapkan Jembatan Unggahan Buleleng Segera Rampung

    0

    Singaraja, jurnalsumatra.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Buleleng, Bali, Putu Mangku Budiasa mengharapkan pembangunan jembatan penghubung antara Desa Ularan dengan Desa Unggahan di Kecamatan Seririt dapat segera dirampungkan untuk  mempermudah aktivitas perekonomian warga setempat.
    “Jembatan itu memiliki peran sangat vital, masyarakat setempat sangat mengharapkan cepat selesai,” kata Putu Mangku Budiasa di Singaraja, Rabu.
    Ia menjelaskan, hal lain mesti diperhatikan, pihak kontraktor beserta pengawas proyek agar senantiasa memikirkan masalah yang mungkin saja dihadapi dalam pembangunan tersebut.
    “Pada Oktober nanti, kami harapkan beberapa bagian kaki jembatan sudah selesai dan siap menghadapi aliran sungai karena pada Oktober biasanya sudah mulai musim penghujan,” kata dia.
    Dikatakan, pihaknya menghawatirkan kemungkinan air bah mengingat sungai tersebut termasuk sungai dengan intensitas aliran cukup tinggi pada musim hujan. “Pihak kontraktor tetap harus memikirkan hal terburuk yang mungkin terjadi,” imbuhnya.
    Politisi asal Desa Selat itu menambahkan, pihaknya mengingatkan pengawas dan Dinas PU  tetap mengawasi pekerjaan proyek, terkait bahan yang digunakan harus tetap sesuai dengan perencanaan.
    Hal itu menurutnya sangat berpengaruh mengingat dana yang digelontorkan dalam proyek jembatan sepanjang 16 meter dan lebar enam meter itu cukup besar yakni mencapai Rp1,4 miliar, menggunakan dana APBD Kabupaten Buleleng tahun anggaran 2015.
    Sementara itu, Ketut Sudiana, mewakili CV. Kabi Karya Permai selaku pelaksana proyek menjelaskan, selama ini tidak ada kendala dalam pembangunan jembatan  tersebut.
    Ia menjelaskan, sesuai dengan tanda tangan kontrak kerja per Juni 2015 mulai melaksanakan proyek untuk pembuatan jembatan alternatif terlebih dahulu.
    Namun sebelumnya, pihaknya menemui sedikit kendala dikarenakan lokasi pembangunan jembatan tersebut merupakan sungai yang dialiri air sehingga perlu melakukan langkah antisipatif.
    “Terganggu dengan kondisi tanah di sini sehingga diperlukan langkah ekstra dalam mengatasinyaż. paparnya sembari mengatakan pihak kontraktor menargetkan proyek pembangunan jembatan itu  selesai Desember mendatang.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com