• iklan 3


  • KODIM Pasaman Siapkan 150 Personel Amankan PILKADA

    0

    Lubuk Sikaping, Sumbar, jurnalsumatra.com – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0305 Pasaman, Sumatera Barat, siapkan 150 orang personel untuk pengaman Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat, demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
    Dandim 0305/Pasaman, Letkol, Inf. NBS. Situmeang, di Lubuk Sikaping, Kamis, mengatakan, mengingat pilkada sudah diambang pintu, terjaminnya keamanan didaerah ini sangat penting, dan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, kami telah menyiapkan personel.
    “Untuk pilkada pada Desember 2015 mendatang, jajaran TNI Kodim 0305 Pasaman ikut ambil peran dalam pengamanan, bahkan sebanyak 150 personel telah dipersiapkan, agar pilkada bisa berjalan aman dan lancar,” kata Situmeang.
    Ia menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan personel untuk bekerjsama membantu pihak Polres Pasaman dalam tugas pengamanan Pilkada di Pasaman yang bakal ditabuh pada bulan Desember 2015 mendatang.
    Dikatakan Dandim, khusus untuk Kabupaten Pasaman, sejauh ini belum ada teridentifikasi daerah yang berpotensi terjadinya konflik yang begitu besar antar masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada serentak di tahun 2015 ini.
    Meski tidak ada daerah yang rawan konflik jelang Pilkada ini, kami terus memantau situasi yang telah kondusif, agar tetap dipertahankan hingga pelaksanaan dan sesudah pemungutan suara nanti dapat berjalan dengan lancar.
    Lebih jauh dikatakannya, pada prinsipnya, TNI siap membantu Kepolisian untuk mengamankan pelaksanaan pilkada, jika dirasa kurang, maka nantinya Kodim juga akan meminta bantuan kepada Korem 032 Padang sebanyak satu pleton.
    Selain itu, ia juga berharap kepada seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, serta tidak mudah terprovokasi oleh oknum tidak bertanggung jawab, yang menginginkan Pasaman tidak kondusif.
    Ia juga menegaskan bahwa untuk mengatasi potensi konflik, pihaknya telah memerintahkan masing-masing babinsa dan babinkantibmas sebagai ujung tombak dalam melakukan pencegahan.
    “Saya juga menegaskan agar tidak ada anggota TNI yang terlibat dalam politik, dan saya yakin bahwa mereka tidak akan melakukan itu, karena bisa mencoreng nama baik kesatuan TNI,” jelasnya.
    Sehubungan dengan itu, dalam APBD Perubahan 2015, untuk membantu pengamanan tersebut, pemkab setempat juga telah menganggarkan dana pengamanan bagi TNI sebesar Rp275 juta. (anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com