• iklan 3


  • Kerugian Sektor Kesehatan Akibat Banjir Rp6 Miliar

    0

         Gorontalo, jurnalsumatra.com – Kerugian sektor kesehatan yang diakibatkan  banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Gorontalo hingga saat ini ditaksir mencapai Rp6 miliar.
    “Saat banjir ada dua Puskesmas pembantu di Tolite dan Totopo, Kecamatan Bilato serta Puskemas Tibawa yang terendam banjir dan juga satu unit ambulance yang rusak,” kata Roni Sampir, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Jumat.
    Ia menjelaskan, ada empat titik evakuasi korban banjir yang sangat membutuhkan ambulance, oleh karena pihaknya mengusulkan empat mobil ambulance.
    “Untuk alat-alat memang tidak hanyut, namun akibat banjir sejumlah Puskemas harus direnovasi dari segi bangunan fisik dan juga mobil krisis untuk evakuasi karena kita kekurangan mobil,” ungkap Roni.
    Selain itu Roni juga mengatakan, dengan adanya bencana banjir yang juga merendam Rumah Sakit (RS) MM Dunda, Limboto yang turut terendam, rumah sakit tersebut akan direlokasi.

         “Pada tahun 2017 kita akan membuat “masterplan”, Amdal dan kebutuhan lainnya untuk pembangunan RS MM Dunda,” lanjut Roni Sampir.
    Roni menambahkan, bencana banjir tersebut menyebabkab pelayanan kesehatan terutama yang ada di Kecamatan Bilato, karena sejumlah daerah tersebut sempat terisolir dan tidak dapat mengakses.
    “Untuk antisipasi saat terjadi bencana banjir, kami mendirikan posko kesehatan dilokasi yang terdampak banjir agar tetap dapat melayani warga,” tutupnya.
    Sebelumnya, banjir bandang merendam 13 kecamatan di Kabupaten Gorontalo selama beberapa hari sehingga mengakibatkan sekitar 15.000 orang terdampat banjir dan empat orang meninggal dunia.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com