• iklan 3


  • Keluarga Tak Ada Biaya Anggianto Dipasung

    0
    Keluarga Tak Ada Biaya Anggianto Dipasung

    Keluarga Tak Ada Biaya Anggianto Dipasung

    Lahat, jurnalsumatra.com – Lagi, ditemukan orang yang bertahun-tahun dipasung oleh kelurga. Korban dipasung oleh keluarga lantaran, diduga memiliki penyakit gangguan jiwa, sedangkan untuk pengobatan sendiri pihak keluarga tidak memiliki biaya.

    Sementara, hembusan bidang kesehatan di Lahat yang diklaim pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah 100 persen membaik, ternyata hanya isapan jempol belaka. Hal ini seperti yang dirasakan oleh Anggianto (26) warga Desa Sengkuang, Kecamtan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat.

    Fakta atas dasar penemuan dilapangan ini, cukup miris sekali sehingga terkesan tidak sesuai dengan hembusan dari dinas kesehatan (Dinkes) Lahat. Buktinya, putra dari Suparto dan Surbaya yang menderita gangguan jiwa, terpaksa harus dipasung bertahun-tahun dan dikucilkan oleh keluarga.

    Suparto kepada wartawan mengaku, Anggianto telah mengalami sakit atau gangguan jiwa lebih kurang sudah 4 tahun lamanya. Sejak anaknya mengalami gangguan jiwa sampai sekarang, kondisinya memang terpaksa harus dikucilkan, atau dipasung didalam sebuah bangunan khusus yang dibuat oleh mereka, karena keterbatasan biaya untuk berobat.

    “Memang di tahun 2015 yang lalu pernah ada pernah ada datang pihak dari Dinas Sosial Kabupaten Lahat melihat langsung keadaan anak kami Anggianto. Akan tetapi, sampai sekarang kelanjutannya tidak ada,”pungkasnya.

    Dilanjutkannya, setelah kedatangan pihak dinas sosial kabupaten Lahat, mereka sama sekali tidak mendapatkan apa apa, baik saran, langkah langkah ataupun bantuan yang dapat meringankan beban mereka selaku orang tua, agar anaknya dapat kembali normal dan dapat kembali hidup normal di tengah tengah kehidupan masyarakat.

     “Sampai hari ini, kami masih berharap, jika ada pihak terkait yang mau membantu kondisi putra kami, agar bisa sembuh,” tukasnya.

    Terpisah, Camat Mulak Ulu, Miharta SE MSi mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah sempat melaporkan hal ini ke pihak Pemkab Lahat, bahkan disetiap kesempatan, dirinya menegaskan sudah menghimbau kepada seluruh Kades untuk mendata dan melaporkan kepadanya selaku Camat, bila di temukan warga dengan Penderita Gangguan Jiwa, atau penyakit lainnya sekiranya bisa cepat melaporkannya.

    “Kami sudah melaporkan hal ini, namun untuk tindak lanjutnya jelas bukan lagi menjadi tupoksi kami. Namun, tetap kami selaku pemerintahan di kecamatan berharap, kiranya warga yang memiliki nasib seperti diatas kiranya bisa mendapatkan perhatian dan bantuan,” ungkapnya. (Din)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com