• iklan 3


  • Kejagung Periksa Pejabat BPKH Manado

    0

         Jakarta, jurnalsumatra.com – Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus), Senin, memeriksa dua pejabat Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VI Manado.
    Terkait dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam pemberian izin pinjam pakai kawasan hutan (PPKH) dari Kementerian Kehutanan RI serta penyalahgunaan terbit CnC (clear and clear) dan penetapan jumlah royalti dari Dirjen Minerba serta penyalahgunaan menyangkut ekspor nikel oleh PT Kemakmuran Pertiwi Tambang.
    Kedua saksi itu Felly Ebenhaezar Sengkey pekerjaan Pegawai Negeri Sipil pada Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah VI Manado dan Ari Gunawan Rosi jabatan Pegawai Negeri Sipil pada Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah VI Manado, kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M Rum kepada Antara di Jakarta, Senin malam.

         Dalam pemeriksaan itu, saksi Felly Ebenhaezar Sengkey menerangkan terkait dengan proses prosedur dan pelaksanaan tata batas kawasan hutan dan inventarisasi tegakan untuk penerbitan Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) atas nama PT.  Kemakmuran Pertiwi Tambang oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah VI Manado.
    Kemudian, Ari Gunawan Rosi menerangkan terkait dengan proses prosedur dan pelaksanaan tata batas kawasan hutan dan inventarisasi tegakan untuk penerbitan Ijin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) atas nama PT.  Kemakmuran Pertiwi Tambang oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah VI Manado.
    Dalam kasus itu, kata dia, penyidik telah memeriksa 14 saksi.
    Kendati demikian, ia mengaku penyidik sampai sekarang belum menetapkan tersangka.
    Belum ada tersangkanya, penyidikan kan untuk membuat terang sebuah kasus, katanya.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com