• Ishak Mekki Menang Aklamasi Kembali Pimpin Demokrat Sumsel

    0

    musda-demokrat-sumselPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel terpilih periode 2015-2020, H Ishak Mekki menyatakan, sesuai amanat DPP untuk komitmen meraih kemenangan baik di Pilkada maupun di Pilpres, akan segera dilaksanakan.

    Selama,saya memimpin 5 tahun l3bih terakhir, meyakini banyak kekurangan dan kekeliruan sangaja dan tidak sengaja. Saya mohon maaf dan membenahi agar lebih baok lagi.

    “Amanat DPP untuk komitmen meraih kemenangan baik di pilkada maupun di pilpres, akan seger dilaksanakan. Tentu semua ini tidak bisa berbuat banyak, tanpa didukung oleh seluruh jajaran Partai Demokrat Sumsel. Dari agenda 2017 dan 2018, serta ada 9 Pilkada di 9 Kabupaten/kota dan satu Pilgub, itu harus menang diatas 70%,” ujarnya, usai terpilih secara aklamasi, pada Musda III Partai Demoktat Sumsel, di Hotel Santika, Minggu (06/11).

    Ishak menuturkan, bahwa hari ini telah berjalan  proses Musda III DPD Partai Demokrat Sumsel dengan lancar. “Terima kasih untuk Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Pramono Eddie Wibowo, yang telah melihat langsung jalannya musda yang hanya satu jam. Untuk sementara ini menjadi musda tercepat,” tuturnya.

    Ishak yang juga Wakil Gubernur Sumsel itu melanjutkan, hari ini 17 DPC kabupaten/kota se-Sumsel telah memilih pemimpin mereka. Menang pada awalnya, sempat muncul isu simpang siur terkait musda. Ternyata,  ketika semua DPC duduk di satu ruangan, tidak ada yang ditakutkan terhadap isu tersebut. “Saya juga mohon bimbingan, petujuk dan arahan dari DPP khususnya dari BPOKK untul menjalankan roda organisasi, agar berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Saya berupaya membawa Demokrat menjadi lebih besar dan berhasil,” ujarnya.

    Sementara, Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Jend TNI Purn Pramono Eddie Wibowo mengingatkan, Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki, agar memimpin dengan hati. Karena, semua suara DPC telah dititipkan kepada seorang Ishak Mekki. “Demokrat bukan milik Ishak Mekki pribadi, banyak harapan yang dititipkan kader. Pimpinlah dengan hati, jangan sebagian golongan kau pimpin, tapi semua harus kau pimpin,” pesannya.

    Pramono melanjutkan, ketua terpilih tidak boleh lari dari tanggung jawab.  Apapun yang terjadi, ketua harus memimpin sampai akhir hayat. “Ini saya koreksi, karena ada pemimpin yang lari dari rakyat yang mencarinya. Kalau lagi banyak pekerjaan sebagai wakil gubernur, tapi jangan juga tinggalkan pekerjaan partai. Andai tidak bisa berhasil pada pemenangan pilkada, akan saya koreksi. Bisa jadi di ganti ditengah jalan. Namun, pemimpin harus dibantu oleh kader kader,” katanya.(eka)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com