• Investasi di Palembang Capai Rp 4 T

    0

    investasiPALEMBANG,  jurnalsumatra.com – Meski kondisi secara nasional sedang tidak baik, namun nilai investasi di Palembang masih cukup tinggi, berdasarkan data yang dimiliki oleh Badan Penanaman Modal – Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Palembang mencapai Rp 4,1 Triliun hal ini melebihi target yang dicanangkan.

    “Nilai investasi hingga oktober lalu mencapai Rp 4,1 triliun, investasi ini melebih target yang dicanagkan sebesar Rp 3,1triliun,”kata Kepala BPM-PTSP melalui Kabid Penanman Modal Febri ARiansyah, Rabu (16/11).

    Menurut Febri, dari nilai investasi yang ada didapatkan dari berbagai sektor, mulai dari Industri, jasa dan pendagangan, perhotelan dan lainnya, hal ini membuktikan baik perusahan maupun pengusaha yang membuka bisnisnya di Palembang.

    “apa kagi tahun depan karena Asian Games semakin dekat maka geliat investasi akan semakin tubuh, kita yakin investasi akan mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ini,”ujarnya.

    Dari investasi yang ada, dilanjutkan dia hampir 40 persen dari industri, karena pelaku industri melihat baik Palembang memiliki potensi yang besar dalam industri, dan untuk sentra industri pusatnya ada di Karyajaya Kecamatan Kertapati.

    “Tingginya investasi karena kami menjmput bola dan kerjasama langsung dengan BPM RI, kita terus berupaya meningkat invetasi dengan berbagai program dan promosi,”urainya.

    Bagaimana dengan sembilan kawasan terpadu yang dicanagkan oleh Walikota Palembang? Menurut Febri sembilan kawasan terpadu hingga saat ini belum ada investor atau pihak ketiga yang akan menanamkan sahamnya di kawasan tersebut.

    “Sembilan kawasan ini adalah kawasan yang potensial untuk dijadikan tempat bisnis dan lainnya sesuai dengan keinginan dari investor, untuk sungai musi ada kawasan Pulau Kemaro dan lainnya,”urainya.

    Sembilan kawasan teropadu yang dicanagkan adalah Eks Pelabuhan 32 Ilir, Lapangan kamboja, Pulo Kemaro, Pingiran Sungai Musi, Lapangan Hatta dan lainnnya, namun kita berkeyakinan nantinya akan ada investor yang akan melirik dari sembilan kawasan yang ditawarkan.

    Pihaknya berharap anggaran promosi untuk mengaet investor nantinya agar lebih ditingkatkan lagi, karena pada tahun ini anggaran yang digelontorkan hanya Rp 150 juta, aggaran tersebut belum cukup untuk melakukan promosi.

     “kita berharap anggaran promosi ditingkatkan pada tahun 2017 mendatang, dengan anggaran yang besar semakin leluasa kita menawarkan kota Palembang kepada para investor dalam dan luar negeri,”tukasnya.(eka)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com