• Gubernur Aceh Minta Panwaslih Netral

    0

        Banda Aceh, jurnalsumatra.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Soedarmo meminta Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) tetap menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017.
    “Saya juga meminta kepada Panwasli Aceh untuk meneruskan pesan menjaga netralitasnya kepada seluruh panitia semua pengawas di lapangan,” katanya di sela-sela berkunjung ke Kantor Panwaslih Aceh, Banda Aceh, Jumat.
    Menurut dia, Panwaslih harus bekerja sesuai dengan frame yang sudah ada, jangan coba-coba untuk tidak netral karena semua komisioner sudah disumpah dan harus menjalankan tugas secara konsisten.
    Soedarmo juga meminta agar seluruh jajaran komisioner panwaslih baik di tingkat provinsi mau pun kabupaten, tidak memihak pada salah satu calon peserta Pilkada 2017.
    “Saya juga meminta agar Panwaslih bekerjasama dengan aparat kepolisian. Semua laporan yang masuk kepada Panwaslih, haruslah diproses secepatnya. Jangan ada laporan yang tidak ditindaklanjutin. Cepat proses dan selesaikan semua masalah yang masuk dan jangan tunda-tunda,” katanya.

        Soedarmo mengatakan dirinya bersama seluruh aparat keamananя selalu berada di barisan belakang Panwaslih.
    “Tidak ada lagi intimidasi sekarang. Saya ingin pemilu sukses dan damai.”
    Ia menambahkan sukses atau tidaknya pemilu, sangat tergantung dari kerja Panwaslih dan Komisi Independen Pemilihan (KIP) selaku penyelenggara Pilkada Aceh.
    “Sekarang ini, primadonanya adalah Panwaslih dan KIP. Saya minta sekali lagi, kerjalah sesuai track,” katanya.
    Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh periode 2017-2022 akan diikuti enam pasangan calon masing-masing Tarmizi A Karim-T Machsalmina Ali, Zakaria Saman-T Alaidinsyah dan Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab.
    Selanjutnya pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Zaini Abdullah-Nasaruddin, Muzakir Manaf-TA Khalid dan Irwandi Yusuf -Nova Iriansyah.
    Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh digelar 15 Februari 2017. Pemilihan tersebut digelar serentak dengan pemilihan 20 bupati/wali kota dan wakil dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com