• iklan 3


  • Enam Cagub Aceh Deklarasikan Pilkada Damai

    0

         Banda Aceh, jurnalsumatra.com – Enam pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang menjadi peserta Pilkada 2017 mendekrasikan pilkada damai dan berintegritas di Gedung Serba Guna Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Aceh, Banda Aceh, Kamis.
    Enam pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 adalah Tarmizi A Karim dan T Machsalmina Ali, Zakaria Saman dan T Alaidinsyah.
    Kemudian, Abdullah Puteh dan Sayed Mustafa Usab, Zaini Abdullah dan Nasaruddin, Muzakir Manaf dan TA Khalid, serta pasangan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah.
    Deklarasi disaksikan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Sudarmo, Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud, Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak.
    Kemudian, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Wakil Ketua DPR Aceh T Irwan Djohan, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Raja Nafrizal, serta unsur pimpinan daerah lainnya.
    Deklarasi juga disaksikan ketua dan komisioner Komisi Independen Pemilu (KIP/KPU) serta para pemimpin partai politik serta tim sukses para pasangan calon.
    Deklarasi ditandai dengan penyampaian komitmen serta menandatangani naskah deklarasi pilkada damai serta berintegritas. Deklarasi diakhiri pelepasan merpati sebagai simbol perdamaian.
    Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi mengatakan deklarasi pilkada damai dan berintegritas merupakan momentum penting menyatukan komitmen pasangan calon.
    “Deklarasi ini tentunya menyatukan semangat pasangan calon untuk bersama-sama mewujudkan pilkada yang bermartabat serta pilkada berlangsung aman, damai dan berintegritas,” kata Ridwan Hadi.

         Ridwan Hadi menyebutkan pilkada merupakan kompetisi dan pemenang kompetisi ini ditentukan oleh masyarakat Aceh. Karena itu, semua pasangan calon harus mampu meyakinkan masyarakat.
    “Siapa pun yang terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, merupakan pemimpin rakyat Aceh yang harus memperjuangkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Aceh,” kata Ridwan Hadi.
    Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Sudarmo mengingatkan deklarasi pilkada damai dan berintegritas tersebut bukan seremonial belaka. Tapi harus diimplementasikan dengan baik, sehingga pilkada Aceh berlangsung aman dan lancar.
    “Deklarasi pilkada damai dan berintegritas ini merupakan komitmen pasangan calon. Komitmen ini harus diwujudkan sehingga tercipta pilkada Aceh yang berkualitas,” kata Sudarmo.
    Sementara itu, Kapolda Aceh Rio S Djambak mengimbau semua pasangan calon peserta pilkada harus mampu menciptakan kesejukan, ketertiban, dan keamanan yang kondusif di masyarakat.
    “Buktikan pilkada Aceh ini damai dan berintegritas. Dan pasangan calon harus siap kalah dan menang. Dan kepada penyelenggara pilkada harus menjaga netralitasnya,” kata Rio.
    Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh digelar 15 Februari 2017. Pemilihan tersebut digelar serentak dengan pemilihan 20 dari 23 bupati/wali kota dan wakil di Provinsi Aceh.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com