• BSN Buka “SNI Corner” Di Unsoed Purwokerto

    0

         Purwokerto, jurnalsumatra.com – Badan Standarisasi Nasional (BSN) membuka “SNI Corner” di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk memberikan informasi dan pengetahuan mengenai standarisasi.
    “Program kerja sama pengelolaan ‘SNI (Standar Nasional Indonesia) Corner’ ini diawali inisiasi Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengabdian Masyarakat Unsoed melalui surat Wakil Rektor Bidang Akademik ke BSN pada awal 2016. Selanjutnya, kami melakukan kunjungan, penilaian hingga akhirnya Unsoed terpilih sebagai salah satu institusi yang diberikan kepercayaan untuk mengelola ‘SNI Corner’,” kata Deputi Informasi dan Pemasyarakatan Standarisasi BSN Erniningsih saat peluncuran “SNI Corner” di Unsoed Purwokerto, Jumat.
    Ia mengatakan dalam Pasal 59 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK) disebutkan bahwa tugas BSN di antaranya mengembangkan sistem informasi SPK yang memuat berbagai unsur seperti basis data, kemasan informasi, sumber daya manusia, jaringan komunikasi data yang terintegrasi dengan tujuan untuk penyebarluasan data, dan/atau informasi terkait dengan SPK.
    Oleh karena itu, kata dia, BSN mengembangkan kerja sama di bidang informasi yang kemudian berkembang menjadi program “SNI Corner” sebagai upaya untuk membuka akses informasi seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia.
    “Program ‘SNI Corner’ pertama kali di cetuskan BSN melalui program insentif pada 2013 sebanyak satu ‘SNI Corner’. Selanjutnya, pada 2014 dilakukan program kerja sama pengelolaan ‘SNI Corner’ di dua lokasi,” katanya.
    Ia mengatakan program tersebut terus berkembang pada 2015 melalui kerja sama pengelolaan “SNI Corner” di 10 lokasi strategis sebagai simpul penyebarluasan informasi, baik di perguruan tinggi maupun pemerintah daerah.
    Selanjutnya pada 2016, kata dia, dilaksanakan program kerja sama “SNI Corner” dengan empat instansi/lembaga termasuk Unsoed.

         “Program ‘SNI Corner’ merupakan program pengembangan berkelanjutan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang bertujuan untuk memberi kemudahan akses informasi di manapun, kapanpun, dan oleh siapapun, sehingga informasi standardisasi dapat menembus jarak dan waktu,” jelasnya.
    Oleh sebab itu, kata dia, BSN mengapresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi Unsoed Purwokerto dalam pengembangan kerja sama informasi standardisasi melalui “SNI Corner” dan akan dijadikan “role” model kerja sama informasi yang baik dalam setiap perintisan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) karena baru satu tahun berjalan namun implementasinya sangat nyata terlihat.
    Erniningsih mengharapkan “SNI Corner” menjadi stimulus perkembangan kompetensi bagi civitas akademika baik tenaga pengajar sebagai penopang maupun mahasiswa karena melalui edukasi informasi standardisasi dapat melahirkan lulusan generasi muda berkualitas.
    Menurut dia lulusan yang berkualitas merupakan elemen kunci dari daya saing bangsa dalam menghadapi pasar global.
    “Para peneliti perguruan tinggi juga diharapkan dapat berkontribusi melakukan penelitian di bidang standardisasi yang diharapkan terwujudnya inovasi standar sehingga pada akhirnya standar dalam segala aspek  menjadi ‘added value’.
    Untuk itu melalui kesempatan ini, BSN mempercayakan Universitas Jenderal Soedirman untuk mengelola satu unit ‘SNI Corner’ sebagai fasilitas akses informasi SPK,” katanya.
    Dia mengaku sangat yakin bahwa akses seluas-seluasnya akan dibuka bagi civitas akademika untuk memanfaatkan fasilitas tersebut dalam kegiatan perkuliahan, inovasi penelitian, maupun tugas akhir mahasiswa.
    “Semoga ke depannya dengan bekal pengetahuan standar dan pemanfaatan informasi standardisasi, generasi mahasiswa terbaik lulusan Universitas Jenderal Soedirman dapat berdaya saing,” katanya.
    Sementara itu, Wakil Rektor Unsoed Bidang Akademik Mas Yedi Sumaryadi menyambut baik kehadiran “SNI Corner” di Perpustakaan Unsoed Purwokerto.
    “Kehadiran ‘SNI Corner’ dapat melengkapi ‘corner-corner’ lain yang telah lebih dulu dibuka. Di Unsoed sebenarnya ada lima ‘corner’ tapi sampai sekarang hanya empat yang masih berjalan, yakni Warung Prancis, ‘BI Corner’, ‘Korea Center’, dan ‘SNI Corner’,” katanya.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com