• Atasi Banjir, Terjunkan 2 Eskavator Amfibi

    0

    eskavator-amphibiPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Kondisi geografis kota Palembang yang terdiri dari 53 persen rawa membuat pemkot Palembang harus mencari solusi cepat. Hal ini bertujuan untuk mengatasi banjir karena saat ini musim hujan.

    Terlebih lagi saat ini sedang gencar melakukan pembangunan, ketika hujan memicu genangan air pada beberapa titik padat di tengah kota.

    Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, pihaknya terus gencar mengurangi titik terparah genangan air tersebut dengan cara membenahi hulu anak sungai. Selama ini kondisi anak sungai yang dangkal dan banyaknya sampah menjadi salah satu faktor munculnya genangan air.”Maka itu tahun depan kita akan datangkan 2 Eskavator Amfibi,”ujarnya, Senin (14/11).

    Rencana untuk mendatangkan dua unit eskavator ini akan menggunakan dana swakelola. Dimana barang ini harus dipesan terlebih dahulu karena indent. Eskavator ini dinilai lebih efektif untuk mengeruk anak sungai maupun rawa yang dangkal.”Karena untuk jenis amfibi ini mampu menyisir sungai primer maupun sungai skunder Daerah Aliran Sungai,”urainya.

    Kedua unit eskvator ini akan diusulkan melalui dana CSR PDAM dan PUBM. Maka itu secepatnya tahun depan harus sudah ada. Sementara ini upaya kita membersihkan DAS sudah rutin dilakukan setiap akhir pekan dengan melibatkan warga.”Memang kita fokuskan pada sungai skunder dahulu dan menuntaskan sungai Sekanak,”ungkapnya.

    Ia pun tidak bisa mencegah pembangunan yang tengah marak di Palembang yang sedang menuju kota metropolis. Hanya saja syarat untuk menyisakan 30 persen lahan untuk rawa tetap diutamakan.”Kuncinya adalah selalu menjaga sungai agar tetap seimbang. Jika tidak dipenuhi sampah dan tidam dangkal, maka genangan air di musim penghujan akan berkurang,”tegasnya.

    Sementara itu, Kabid PSDA dinas PUBM dan PSDA Palembang,Bastari Yusak menambahkan, sementara ini masih ada 65 titik banjir yang terus mengintai di musim penghujan. Beberapa titik rawan tersebut meliputi Fly Over simpang Polda Basuki Rahmat, R Sukamto, Seduduk Putih, Kenten dan Talang Aman.

    “Untuk tahun ini kita antisipasi dengan pintu air. Ditambah dengan Pompa 1 di Bendung,Kolam retensi Tanjung Sari, Arafuru Provinsi, komplek PLN Sapta Marga dan Citra Damai,”tukasnya.(eka)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com