• iklan 3


  • APBD Palembang Tahun Depan Rp 3,1 T

    0
    Bulan Depan Plh Lurah Akan Definitif

    APBD Palembang Tahun Depan Rp 3,1 T

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Berdasarkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Palembang ABPD tahun anggaran 2017 mencapai Rp 3,1 triliun, ABPD Palembang mengalami kenaikan dari tahun ini, kenaikan bersumber dari pajak dan lainnya.

    “Kenaikan bersumber dari pajak yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,”demikian dikatakan Walikota Palembang, usai menghadiri Rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Raperda APBD tahun 2017, di gedung DPRD Palembang, Senin (14/11)

    Menurut Harnojoyo, kenaikan PAD dari sektor pajak cukup signifikan yang mencapai Rp 602 miliar, yang terdiri diantarany pajak hotel, restoran, hiburan, PBB dan BPHTB. Pajak daerah ini naik dari sebelumnya Rp526 miliar, sehingga APBD Palembang mengalami peningkatan Rp 40 miliar.

    ”Sumber kita juga dari retribusi sekitar Rp 1,7 miliar, Dan perimbangan mencapai Rp 1 triliun, dana bagi migas Rp 230, DAU RP 1,2 triliuan sedangkan untuk dak Rp 420 miliar serta sumber lainnya, struktur belanja APBD bagus, yakni 51 persen belanja langsung dan tak langsung 49 persen ini. Harapan kita dewan bisa mempertimbagkan usulan APBD 2017 ini,”kata politisi Demokrat ini.

    Untuk Program prioritas pembangunan sama dengan tahun lain yang meliputi pendidikan, kesepakatan, infrastuktur dan lainnya, sehingga pembangunan yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Palembang, sehingga Palembang EMAS dapat terwujud. “Semua proritas, dengan aanggaran yang ada dapat dimanfaatkan secara baik dan trasparan,”jelasnya.

    Pada tahun depan anggaran untuk pendidikan lebih ditingkatkan dibandingkan tahun ini, sekitar Rp 1 triliun, hal ini sesuai dengan anjuran anggaran pendidikan 30 persen diutamakan untuk pendidikan, dengan anggaran yang ada dibidang pendidikan akan lebih ditingkatkan lagi dengan anggaran yang ada, baik itu gaji guru maupun pembangunan sekolah dan sebagaianya.

    Tidak hanya bidang pendidikan dana hibah untuk masjid dan mushola pada tahun depan juga mengalami peningkatan, karena proposal pengajuan melalui dana hibah untuk masjid dan Mushola mengalami peningkatan hingga 400 masji dan Musholla.

    “Bayangkan saja kalau satu masjid dan musholla Rp 15 hingga anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 8 miliar, ini dapat dipertangungjawaban, dengan bantuan ini masjid dan musholla dapat direhab dengan bantuan yang ada,”jelasnya.

    Politisi ini berkeyakinan DPRD akan membahas anggaran tepat waktu bersama dengan ekeskutif, deadline waktu pembahasan hingga 31 november mendatang, pembahasan akan tepat waktu sehingga dapat ditetapkan menjadi Perda.(eka)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com