• Anggota POLSEK Teweh Timur Dilukai Pencuri

    0

    Muara Teweh, jurnalsumatra.com – Seorang anggota Kepolisian Sektor Teweh Timur Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah Briptu Tofik mengalami luka-luka di leher akibat sayatan-sayatan pisau kecil oleh  pelaku pencurian benama Beny.
    “Pelaku kini sudah kami amankan dengan dijerat pasal berlapis,” kata Kapolres Barito Utara, AKBP Nurhandono di Muara Teweh, Kamis.
    Peristiwa itu terjadi pada selasa (18/8) malam sekitar pukul 23.00 Wib pelaku berencana melakukan pencurian denga cara membakar koperasi yakni kantor Credit Union (CU) yang ada di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur,  dengan menggunakan korek api, satu keping obat nyamuk, minyak solar, serbuk gergaji serta karpet yang dibawa pelaku dari rumahnya.
    Pelaku melakukan pembakaran setelah sampai di koperasi. Sebelumnya pelaku menuju moulding dan mengambil serbuk gergaji dengan menggunakan karpet, kemudian pelaku menaruh serbuk gergajian tersebut di lantai dapur.
    “Pelaku kembali ke muolding dan menemukan jerigen yang berisikan solar dan disiramkan ke serbuk gergaji dan dibakar,” kata Nurhandono.
    Setelah membakar, pelaku meninggalkan lokasi untuk mengawasi kepala CU yang tinggal di tempat koperasi lama, pada saat melihat kepala CU keluar dari rumahnya (koperasi lama) untuk mendatangi bangunan yang terbakar (koperasi baru), pelaku mengetuk mengetuk rumah kepala kantor CU yang dibuka oleh istrinya.
    Saat itu pelaku melakukan kekerasan terhadap istri kepala kantor dengan tujuan melumpuhkan korban (istri kepala CU) agar dapat melakukan pencurian, namun sang istri berhasil melakukan perlawanan terhadap tersangka, sehingga pelaku kabur. Atas kejadian tersebut korban melaporkannya ke Polsek Teweh Timur.
    Mendapat laporan tersebut, polisi mencurigai pelaku yang melakukan pembakaran dan percobaan pencurian tersebut dikarenakan pelaku sering berbuat onar di desa tersebut.
    Saat pelaku dijemput di rumahnya untuk diamankan ke polsek, pada saat di perjalanan dengan menggunakan sepeda motor, pelaku melakukan perlawanan dengan menggorok/ menyayat leher anggota kepolisian (Briptu Tofik) dengan menggunakan sebuah pisau dapur kecil.
    “Melihat pelaku yang melukai petugas (polisi) dan ingin melarikan diri, anggota lainnya segera meringkus pelaku,” kata Kapolres.
    Nurhandono mengatakan, saat ini pelaku diamankan di Polres Barito Utara untuk penyelidikan lebih lanjut.
    “saat ini tersangka diketahui satu orang, tersangka merupakan residivis pada tahun 2010 dengan melakukan percobaan pemerkosaaan,”  jelas dia.
    Untuk saat ini korban (anggota Polisi) menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh dengan 12 jahitan,
    “ini merupakan resiko dalam bertugas menjadi seorang polisi demi menciptakan kondisi aman,” tegas Kapolres Nurhandono.
    Tersangka  akan diancam dengan hukuman berlapis, yakni pasal 187 KUHP tentang pembakaran, 365  tentang curas, 53 percobaan pencurian dan 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com