• Anggota DPD Ingatkan POLRI Amankan Aksi Damai    

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Anggota DPD dari Provinsi DKI
    Jakarta Fahira Idris mengingatkan Polri agar dapat bersikap
    profesional dalam mengamankan aksi damai yang direncanakan pada 2
    Desember mendatang agar kondusif dan menangkap jika ada oknum yang
    berupaya melakukan makar.
    “Jika Polri meyakini akan ada oknum penyusup dalam rencana aksi damai 2 Desember hendaknya menangkapnya untuk menjaga situasi
    kondusif,” kata Fahira Idris melalui pernyataan tertulisnya di
    Jakarta, Rabu.
    Menurut Fahira, imbauan Polri untuk tidak melakukan aksi damai pada 2 Desember adalah hal yang wajar, tapi di sisi lain keinginan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya melalui aksi demo yang tertib juga diatur dalam undang-undang.
    Karena itu, kata dia, negara melalui Polri, juga harus
    memfasilitasi dan menjaga keamanan masyarakat yang akan melakukan aksi
    damai.
    “Kalau benar ada rencana makar, itu kejahatan serius, sehingga harus dicegah dan ditindak tegas, jangan sampai jadi isu liar,” katanya.
    Wakil Ketua Komite III DPD RI ini berharap, Polri dapat menangkap jika ada “penumpang gelap” yang berupaya melakukan makar pada rencana aksi damai pada 2 Desember mendatang.
    Rencananya, aksi damai 2 Desember mendatang hanya berisi shalat Jumat berjamaah, istigasah, dan peringatan maulid akbar serta menuntut kesetaraan penegakan hukum dengan menahan tersangka kasus dugaan penistaan agama.
    “Jika ada oknum yang ingin menunggangi kegiatan positif ini untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah, menurut Fahira, oknum tersebut adalah pelaku tindak pidana serius yang harus segera ditangkap.
    Fahira menegaskan, para ulama dan peserta aksi damai 2 Desember mendatang, adalah orang-orang yang paham hukum dan mudah tidak ditunggangi oleh kepentingan siapapun.
    Menurut dia, sangat disayangkan jika ada opini yang menyebut
    bahwa aksi damai 2 Desember mendatang ada agenda untuk menjatuhkan
    pemerintahan yang sah karena akan mendistorsi makna dan tujuan utama dari aksi damai ini.
    “Alangkah baiknya jika sebelum 2 Desember, ada koordinasi
    intensif antara GNPF MUI dengan aparat keamanan untuk saling menjaga agar aksi ini benar-benar berjalan tertib,” katanya.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com