• Anggaran Kepri Baru Terserap 44,15 Persen

    0

    Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Anggaran Provinsi Kepulauan Riau baru terserap 44,15 persen, karena banyak kegiatan belum dapat dilaksanakan lantaran terjadi defisit anggaran, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Naharudin di Tanjungpinang, Kamis.
    “APBD Kepri 2015 sebesar Rp3,6 triliun, kemudian terjadi defisit anggaran sebesar Rp778 miliar. Banyak kegiatan ditunda menunggu pengesahan anggaran perubahan,” tambahnya.
    Menurut dia, defisit anggaran juga disebabkan penambahan dana untuk pilkada pada anggaran perubahan sebesar Rp30 miliar. Sebelumnya, anggaran untuk Pilkada Kepri 9 Desember 2015 sudah diberikan sebesar Rp80 miliar.
    “Anggaran perubahan 2015 yang masih dibahas hanya Rp2,99 triliun,” ujarnya.
    Dia mengemukakan untuk kegiatan fisik di Kepri sudah mencapai 51,6 persen. Biasanya, peningkatan penyerapan kegiatan fisik terjadi tiga bulan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2015.
    “Penyelesaian kegiatan biasanya terjadi pada awal Oktober atau September,” ucapnya.
    Naharudin mengemukakan untuk meningkatkan penyerapan anggaran, tim anggaran eksekutif dan legislatif harus segera membahasnya. DPRD Kepri diharapkan segera menyetujuinya agar dapat dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan yang sempat tertunda.
    Percepatan pelaksanaan program kegiatan juga untuk kepentingan masyarakat.
    “Kami yakin penyerapan anggaran tahun ini lebih dari 90 persen. Tahun 2015 penyerapan anggaran mencapai 92 persen,” tuturnya.(anjas)

  • iklan 3




  • Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com