• iklan 3


  • SLEMAN Gelar Pameran Foto Dinamika Pasar Tradisional      

    0

    Sleman, jurnalsumatra.com  – Bagian Humas dan Protokoler Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pameran foto dinamika pasar tradisional dan semarak peringatan 100 tahun Kabupaten Sleman di Jogja City Mall Jalan Magelang 20 – 24 Oktober.
    “50 foto dipamerkan, foto yang dipamerkan ini merupakan foto yang terpilih sebagai juara 1 sampai 5 dan foto yang masuk dalam nominasi yang terpilih dalam lomba Foto Dinamika Pasar Tradisional Sleman,” kata Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Sleman Sri Winarti, Jumat.
    Menurut dia, untuk 25 foto merupakan kegiatan Hari Jadi Sleman ke 100 dan 25 foto materi dinamika pasar tradisional.
    “Lomba foto yang diselenggarakan mengambil tema kegiatan hari Jadi Sleman yang ke 100 yang sudah dilaksanakan pada Mei. Untuk materi foto dinamika  pasar tradisional. diikuti oleh 270 peserta dengan jumlah foto mencapai 713 karya,” katanya.
    Ia mengatakan, penjurian dilakukan  Dwi Oblo Prasetyo (Pewarta Foto Indonesia), Iwa Ikhwanudin (Pewarta Foto Radar Jogja), Budi Purnomo (Profesional Fotografi) dan Kurnia Astuti sebagai juri kehormatan dari Dinas Pasar Kabupaten Sleman.
    “Setelah dilakukan penilaian oleh dewan juri memutuskan pemenang lomba foto yakni Juara 1 Kukuh Bhahari dengan foto berjudul Fasilitas Mushola, Juara 2 Adi Wijayanto judul Tawar Menawar Mendong, Juara 3 Aceng Sofian judul Aktifitas di Pasar Godean, Juara Harapan I, Gandhi Murakabi judul Transaksi Komoditas Pertanian, Juara Harapan II, Jaya Tri Hartono, judul Pasar Pagi Pagi Sekali,” katanya.
    Sri Winarti mengatakan, penilaian foto pemenang ditekankan pada teknis fotografi, isi/caption story, dan penilaian lebih pada daya tarik objek foto dan aktivitas pasar tradidional Kabupaten Sleman.
    Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan tema pasar tradisional yang diangkat tentu menjadi momen straregis untuk mengekspose kondisi pasar tradisional di Kabupaten Sleman saat ini, dengan penataan yang lebih baik namun tetap dengan memperlihatkan kekhasan pasar tradisional.
    “Lomba foti ini sekaligus menjadi media publikasi bagi berbagai potensi di Kabupaten Sleman,” katanya.
    Ia mengatakan, diharapkan melalui kegiatan ini potensi-potensi yang ada di Sleman dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat.
    “Selain itu, kegiatan pameran foto ini juga menjadi media eksistensi dari fotografer baik profesional maupun amatir untuk memperkenalkan karya-karyanya pada masyarakat luas,” katanya.
    Dalam kegiatan pameran ini juga diadakan pentas kesenian tradisional serta bazar pedagang pasar tradisional yang menampilkan kripik belut dari Pasar Godean, Bacem Bebek dari Pasar Ngino, serta aneka jajanan pasar serta produk lainnya dari Pasar Prambanan dan Pasar Sleman.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com