• Sastra dan Pendidikan Nasional

    0
    aufal

    Penulis: Muhammad Aufal Fresky

    Ada suatu istilah yang menyatakan bahwa education is a long life investment, artinya pendidikan adalah suatu investasi sepanjang hayat manusia. Pendidikan juga akan menjadi modal kehidupan. Implikasi dari pernyataan tersebut adalah bahwa pendidikan merupakan suatu hal yang sangat berharga yang seharusnya di tempuh oleh setiap manusia. Melihat pentingnya aspek pendidikan dalam kehidupan manusia, maka tak heran dalam pembukaan UUD 1945 dinyatakan bahwa salah satu tujuan nasional kita adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu pendidikan menjadi alat atau komponen yang bisa membawa bangsa ini mencapai salah satu tujuannya. Idealitas di bidang pendidikan terkadang berbenturan dengan realitas yang terjadi, seperti distribusi sekolah dan perpustakaan yang belum merata, ketimpangan kualitas pendidikan di kota dan desa, biaya pendidikan perguruan tinggi yang semakin mahal, anggaran pendidikan yang disalahgunakan dan sebagainya.

    Adanya persoalan itu hendaknya jangan dijadikan hambatan untuk terus berproses maju, namun sebaliknya dijadikan sebuah rangsangan untuk menciptakan pendidikan nasional yang lebih baik lagi. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan memaksimalkan kekuatan dari sastra sebagai suatu alat untuk koreksi dan evaluasi. Maksud dari pernyataan tersebut yaitu menggunakan kekuatan dan keindahan dari susunan kata-kata yang terbentuk menjadi suatu karya sastra seperti puisi sebagai media untuk mengkoreksi segala macam hambatan dan masalah dalam aspek pendidikan nasional sekaligus memberikan solusi serta mengevaluasinya. Hal tersebut akan membangunkan kesadaran dari orang-orang yang membaca karya sastra seperti puisi kritikan di bidang pendidikan. Penulis berpendapat setiap kata-kata mempunyai daya tersendiri yang bisa mempengaruhi fikiran dan perasaan orang lain. Dengan sastra bisa diangkat berbagai macam gagasan yang bisa di olah untuk memajukan pendidikan nasional, dan dengan sastra juga diharapakan muncul pioner-pioner bangsa yang tergerak untuk mengawali perubahan pendidikan ke arah yang lebih maju lagi.

    Karya sastra juga bisa membentuk pola fikir serta cara pandang yang positif semua elemen bangsa dalam hal membangun pendidikan nasional, sehingga diharapakan timbul karakter yang posistif dari semua elemen untuk memajukan pendidikan nasional. Hal positif lainnya yaitu dengan adanya gagasan tertulis melalui karya sastra otomatis meningkatkan intelektualitas dari sang penulis sastra tersebut, sehingga dengan begitu di harapkan terjadinya perang gagasan melalui karya satra akan membawa dampak searah bagi majunya intelektualitas generasi bangsa dan dengan sendirinya pendidikan nasional diharapkan berkembang secara otomatis. Satra sendiri tidak hanya puisi, namun bisa cerpen, novel dan semacamnya.

    Pada akhirnya adalah untuk memajukan pendidikan nasional bisa melaluai suatu alat yang bernama karya sastra, dan hal itu tidak hanya bisa dilakukan oleh sastrawan saja, semua  pihak bisa berperan serta.

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com