• Ruang Terbuka Hijau Publik Yogyakarta 629 Hektare

    0

    Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Total luas ruang terbuka hijau (RTH) publik di Kota Yogyakarta mencapai 628,98 hektare, sementara RTH privat seluas 561,65 hektare.
    “Khusus RTH publik mengalami peningkatan cukup baik dari sebelumnya 557,90 ha atau 17,17 persen dari luas wilayah Kota Yogyakarta,” ungkap Peneliti Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Pande Made Kutanegara saat ditemui di Program Doktoral Studi Kebijakan UGM, Yogyakarta, Jumat.
    Menurut Made, Pemerintah Kota Yogyakarta memiliki komitmen terhadap permasalahan ruang terbuka hijau, sebab program-program yang menunjang terciptanya RTH publik dan privat menjadi prioritas dalam pembangunan wilayah Kota Yogyakarta.
    Ia mengatakan, beberapa regulasi yang progresif juga pernah dikeluarkan seperti Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2010 tentang Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Privat.
    Namun begitu, kata dia, areal RTH tetap perlu ditingkatkan baik kuantitas maupun kualitasnya guna mendorong keasrian dan kenyamanan Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan kota wisata.
    Selama ini banyak orang yang mengeluhkan tentang maraknya pembangunan hotel daripada sarana penunjang publik lainnya, sehingga proporsi RTH dinilai masih minim, katanya.
    Selain tentang RTH, ada beberapa unit layanan lainnya yang juga memerlukan perhatian dan keseriusan pemerintah, yakni pengelolaan sampah pada tempat penampungan sampah sementara (TPSS).
    “Setiap pihak terkait, diharapkan menyelenggarakan pengelolaan fungsinya secara optimal. Misalnya, pengelolaan pasar yang diselenggarakan oleh Dinas Pengelolaan Pasar, pengelolaan perparkiran yang diselenggarakan oleh Dinas Perhubungan, serta pengelolaan ketertiban, kebersihan, keamanan, dan parkir di Malioboro yang diselenggarakan oleh UPT Malioboro,” tutur Made. (anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com