• iklan 3


  • Puluhan PNS OKI Dipecat, Akibat Korupsi dan Pidana Umum

    0

    unduhanKAYUAGUNG, jurnalsumatra.com - Karena telah melakukan pelanggaran, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) Kabupaten Ogan Komering Ilir mencatat sepanjang 2015 hingga 2016 setidaknya ada sekitar 12 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten OKI yang terbukti melakukan pelanggaran dan telah dipecat.

    “Sejak 2015 hingga 2016 ini setidaknya sudah 12 PNS yang kita berhentikan,” Kata Sekretaris BKD OKI, Hajar di kantornya, Senin (3/10/2016).

    Hajar mengatakan, pelanggaran yang dilakukan 12 PNS tersebut beragam. Mulai dari korupsi hingga tersandung pidana umum. “Ke 12 PNS yang kita berhentikan ini beragam tapi mayoritas tersandung korupsi ada juga yang terjerat kasus pidana umum,” cetus Hajar.

    Katanya, berdasarkan aturan bagi PNS yang terlibat korupsi otomatis langsung dipecat tanpa pengecualian berapapun vonis yang dijatuhkan oleh hakim. “ Jadi kalau masalah korupsi tidak ada toleransi kalau sudah divonis bersalah berapapun hukumannya tetap diberhentikan,” ungkapnya.

    Menurutnya, Lain halnya dengan PNS yang tersangkut dengan pidana umum  berdasarkan aturan mereka yang terjerat kasus pidana umum baru bisa dipecat kalau tuntutan terhadap yang bersangkutan diatas empat tahun. “Untuk pidana umum kalau tuntutannya dibawah empat tahun tidak dipecat hanya saja tetap diberikan sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat atau sebagainya,”jelas Hajar.

    Ditambahkan Hajar, pihaknya bisa memberikan sanksi kepada PNS yang melanggar hukum ataupun melanggar disiplin. “ Kita memberikan sanksi itu berdasarkan dari laporan insfektorat dan amar putusan pengadilan,”jelasnya. (rico)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com