• PLN Serahkan 1002 Kantong Darah Ke PMI    

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur pada Senin menyerahkan 1002 kantong darah hasil kegiatan donor darah yang dilakukan sebelumnya dalam peringatan Hari Listrik Nasional ke-71 kepada Palang Merah Indonesia di Kupang.
    “1002 kantong darah ini merupakan hasil dari Gerakan 1000 Kantong Darah yang dilakukan sebelumnya dalam memperingati Hari Listrik Nasional ke-71 berupa aksi donor darah yang dilakukan secara serentak di 12 unit cabang di berbagai kabupaten/kota,” kata General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT Richard Safkaur, Senin.
    Penyerahan kantong darah secara simbolis tersebut diwakilkan langsung oleh Kepala Divisi Keselamatan Kesehatan Keamanan Lingkungan (K3L) Helmi Najamuddin dari pusat dan diterima Direktur Unit Transfusi Darah PMI NTT dr. Samson E. Theron.
    Kepada pihak PMI, Richard mengatakan hasil donor darah tersebut telah melebihi target 100 kantong darah yang dilakukan dalam dua hari berturut-turut dari 22-23 September 2016 lalu.
    Hal ini, kata dia menunjukkan bahwa perhatian dan kepekaan masyarakat yang tinggi terhadap kebutuhan darah bagi sesamanya para pasien di rumah sakit yang sering kali bermasalah dengan pasokan darah.
    “Upaya ini juga untuk memperat hubungan baik antara pihak PLN dan masyarakat sehingga diharapkan dapat bekerja sama dalam memperlancar pembangunan kelistrikan yang sudah direncanakan di masa mendatang,” katanya.
    Dia menambahkan, untuk masing-masing pendonor juga sudah diberikan voucher listrik para bayar senilai Rp 50 ribu per orang sesuai dengan kesepakatan.
    Dia berharap agar hasil donor tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak PMI untuk membantu kebutuhan rumah sakit akan darah bagi para pasien.
    Direktur Unit Transfusi Darah PMI NTT dr. Samson E. Theron mengapresiasi upaya PLN sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menunjukkan kepekaannya terhadap masalah kesehatan yang tengah dihadapi daerah setempat terkait kekurangan pasokan darah.
    “Kita memang sangat membutuhkan pasokan darah bagi pasien-pasien yang ada di rumah sakit karena sering kali penanganannya lambat karena harus mencari pasokan darah yang sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
    Dia berharap, agar program donorr darah yang disambut baik oleh masyarakat tersebut bisa dilakukan secara berkelanjutan setiap empat bulan sekali.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com