• iklan 3


  • Pemerintah Berdayakan 2.000 Perempuan Pelaku Industri Rumahan

    0

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat hingga semester I tahun 2016 terdapat 2.000 perempuan pelaku industri rumahan (IR) di Tanah Air.
    “Sampai semester I 2016, terdapat 2.000 perempuan pelaku IR yang tersebar di 14 kabupaten-kota,” kata Menteri PPPA Yohana Yembise dalam pers briefing 2 Tahun Kerja Nyata Jokowi-JK di Kantor Staf Kepresidenan Jakarta, Senin.
    Jumlah itu terdiri atas 282 orang di Kabupaten Landak, 201 orang di Kabupaten Rembang, 381 di Kendal, 154 di Wonosobo, 150 di Cilegon, 662 di Kota Palembang, 282 di Lombok Tengah.
    Selain itu 63 di Manggarai Barat, 74 di Sumba Barat Daya, 89 di Kota Ternate, 433 di Tanah Datar, 100 di Cirebon, 181 di Bangka Tengah dan 101 di Lampung Selatan.

        Yohana menyebutkan pada 2015, pengembangan IR diintegrasikan dengan model pemberdayaan masyarakat Kementerian Pertanian di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Maros, Kulonprogo, dan integrasi dengan program Kementerian LHK di Kabupaten Agam, Berau, Malinau dan Kapuas Hulu. Program itu menjangkau sekitar 200 perempuan pelaku IR.
    Pemberdayaan perempuan pelaku IR merupakan program Kementerian PPPA dalam rangka mengakhiri ketidakadilan akses ekonomi terhadap perempuan.
    Pengakhiran ketidakadilan akses ekonomi terhadap perempuan merupakan satu dari tiga prioritas pembangunan PPPA untuk mengakhiri tiga hal atau “three ends”.
    Selain mengakhiri ketidakadilan akses ekonomi terhadap perempuan, dua lainnya adalah akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan orang khususnya perempuan dan anak.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com