• iklan 3


  • PAW Keanggotaan DPRD Dari PPP Dalam Proses        

    0

    Banjarmasin, jurnalsumatra.com – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan H Muhaimin mengatakan, pergantian antarwaktu atau PAW keanggotaan lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut dari Partai Persatuan Pembangunan dalam proses.
    “PAW dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) atas nama KH Abdussyukur Hamidi, dalam proses dan tinggal melengkapi beberapa persyaratan secara administratif,” ujarnya menjawab anggota Press Room DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Senin.
    Anggota DPRD Kalsel empat periode dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu menyatakan, secara prinsip PAW dari PPP tersebut  tidak ada masalah, jadi tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
    “Walau rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalsel belum menjadwalkan pengambilan sumpah untuk PAW pada Oktober ini, tapi kita berharap SK PAW dari PPP tersebut segera keluar sesegera mungkin,” ukar wakil rakyat bergelar sarjana hukum, magister hukum dan kenotariatan itu.
    “Bila SK PAW dari Mendagri keluar pada Oktober ini, Banmus dewan bisa pula berapat untuk menjadwalkan pengukuhan atau pengucapan sumpah/janji anggota baru DPRD Kalsel periode 2014-2019 tersebut, demikian Muhaimin.
    Pada kesempatan terpisah, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Kalsel Asbullah AS menerangkan, untuk PAW keanggotaan DPRD provinsi tersebut daru partai politik (parpol)-nya KH Abdusyukur Hamidi.
    “KH Abdusyukur Hamidi yang akan menggantikan almarhum KH Rusdiansyah Asnawi yang meninggal dunia menjelang akhir Ramadhan 1437 karena sakit-sakitan dan usia sudah tergolong tua, yaitu 74 tahun,” katanya.
    Pasalnya sesuai peraturan perundang-undangan, PAW keanggotaan DPRD Kalsel dari PPP itu, selain dalam daerah pemilihan (dapil) yang sama yaitu Kalsel I/Kota Banjarmasin, juga mendapatkan suara terbanyak urutan kedua sesudah almarhum Rusdiansyah.
    “Jadi dalam keanggotaan DPRD Kalsel periode 2014 – 2019 dari PPP, hilang kiyai, kemudian penggantinya kiyai pula,” demikian Asbullah yang juga Wakil Ketua lembaga legislatif tingkat provinsi yang terdiri atas 13 kabupaten/kota itu.
    Berdasarkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, dari 55 keanggotaan DPRD Kalsel itu dari Partai Golkar 13, PDI-P delapan, PPP tujuh, serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) masing-masing enam orang.
    Kemudian dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lima orang, Partai Demokrat empat, Partai NasDem tiga, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dua dan Partai Amanat Nasional (PAN) satu orang.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com