• iklan 3


  • Legislator Kembali Bagikan ALSINTAN Untuk Petani KOTIM        

    0

    Sampit, Kalteng, jurnalsumatra.com – Anggota Komisi IV DPR RI Hamdani kembali membagikan bantuan alat produksi pertanian atau alsintan untuk membantu petani di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
    “Potensi pertanian di Kalimantan Tengah, khususnya di Kotawaringin Timur ini sangat besar makanya kami sangat mendorong ini. Saya minta peralatan pertanian ini dimanfaatkan dan dirawat karena untuk mendapatkan bantuan itu kami harus berebut dengan daerah lain,” kata Hamdani di Sampit, Senin.
    Ini merupakan keempatkalinya Hamdani membawa bantuan alat produksi pertanian untuk petani di Kotawaringin Timur. Legislator dari Partai Nasdem itu menyatakan komitmennya untuk membantu peningkatan pertanian di Kalimantan Tengah.
    Bantuan yang dibagikan adalah traktor roda dua dan mesin pompa air. Sebelumnya bantuan serupa juga sudah diserahkan kepada kelompok tani di sejumlah kecamatan untuk memudahkan petani meningkatkan produksi pertanian.
    “Kami tahu bahwa kesulitan yang dihadapi petani yakni masalah benih, pupuk terlambat, irigasi dan terbatasnya tenaga penyuluh. Kami akan terus memperjuangkan bantuan. Untuk kelompok tani yang belum dapat bantuan nanti dialokasikan tahun depan,” kata Hamdani.
    Yanto, salah seorang anggota kelompok tani, mengaku sangat senang mendapatkan bantuan itu. Alat itu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi pertanian.
    “Kalau menggunakan traktor, kami bisa membuka sawah lebih luas. Kalau dengan cara manual, membutuhkan waktu lama dan biaya besar. Kami sangat berterima kasih atas perhatian ini,” kata Yanto.
    Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kotawaringin TimurbI Made Dikantara menyatakan apresiasi atas perhatian Hamdani membantu petani di Kotawaringin Timur. Bantuan yang diberikan sangat signifikan dan sangat bermanfaat bagi petani.
    “Dari 122 alsintan yang dibagikan hari ini, 34 unit merupakan hasil perjuangan pak Hamdani. Tanpa alsintan ini sulit kita mempercepat mencapai swasembada beras. Kita sudah mendapat bantuan peralatan pengolahan tanah, mesin tanam dan mesin panen,” kata Made.
    Menurut Made, ada tiga syarat bagi petani jika ingin mendapatkan bantuan itu, yakni memiliki lahan yang tidak bermasalah, punya kelompok dan ada program dinas di wilayah kelompok tani pengusul bantuan.
    Saat ini bantuan diarahkan untuk kelompok tani di kawasan Selatan yang merupakan sentra beras. Yakni Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit dan Pulau Hanaut.
    Made membantah isu adanya pungutan hingga Rp1,5 juta kepada petani penerima bantuan. Ditegaskannya, bantuan itu diberikan secara gratis langsung kepada petani.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com