• iklan 3


  • KPK Periksa Lagi Dua Saksi Suap YAF

    0

    kpklBANYUASIN, Sumsel, jurnalsumatra.com – Penyidik KPK Kembali memerika dua orang saksi terkait  prose perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di dinas pendidikan dan dinas-dinas lain di Pemkab Banyuasin  dengan tersangka  bupati Banyuasin YAF, yakni  M Khadafi alias M Dafi swasta dan Ikhsandari direktur CV Azhar Roqima, Senin  (31/10) 2016.

    Keduanya diperiksa dalam rangka penyidik untuk merampungkan proses penyidika terhadap tersang Yan Anto Ferdian.

    Sebelumnya, tiga saksi diperiksa sebagai saksi yakni, Merki Bakri Kadis Fariwisata Banyuasin, H Agus Salam Ketua DPRD Banyuasin dan Direktur PT Turisna Buana,  M Firman Taufik.

    Penyidik KPK hari ini juga kembali meneriksa  tersangka Umar Usman, dimana Umar diperiksa untuk saksi tersangka  Yan Aton Ferdian.

    Ternyata tidak itu saja, sesuai jadwal  penyidik KPK hari ini kembali periksa tersangka YAF untuk  menjadi saksi tersangka Rustamin  alias Darus Kabag  Rumah Tangga Pemkab Banyuasin.

    Pemeriksan saksi dan ketiga tersangka merupakan bagian upaya penyidik KPK dalam mengungkap tindak pidana korupsi suap terkait proses perencanaan penganggaran pelaksanaan proyek barang dan jasa di dinas pendidikan dan dinas-dibas lain di Pemkab Banyuasin.

    PLt Kepala Biro Humas KPK,  Yuyuk Andriati membenarkan,  adanya pemeriksaan saksi terkait kasus suap yang menjerat bupati banyuasin non aktif  YAF.” Ada tiga saksi yakni M Firman Taufik , Merki Bakri dan Agus Salam,   dan tersangka Umar Usman menjadi saksi tersangka YAF,”katanya.

    YAF hari ini, jelasnya  juga dijadwalkan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Rustami alias Darus.

    Seperti diberitakan sebelumnya, Penyidik KPK hari ini, Kamis (27/10) 2016 mengagendakan pemeriksaan sebagai saksi terhadap Ketua DPRD Banyuadin H Agus Salam, SH untuk melengkapi berkas dari tersangka bupati Banyuasin non aktif Yan Anton Ferdian dalam dugaan suap proyek ijon di Disdik Banyuasin.

    Terkait diagendakan pemeriksaan  Ketua DPRD Banyuasin, ketika  dikonfirmasi hal tersebut, Sekwan DPRD Banyuasin, H Ismed Elmondo mengatakan,  belum tahu kalau Ketua DPRD Banyuasin Agus Salam diagendakan akan diperiksa oleh penyidik KPK.”Kami belum tahu kalau pak Agus Salam hari ini diagendakan akan diperika penyidik KPK. Sebab beliau ada di Palembang,”jelas Ismed, diruang kerjanya, Kamis (27/10) 2016.

    Dia yakin, jika politisi senior Golkar hari ini  belum diperiksa oleh penyidik KPK, karena beliau sempat menanyakan kegiatan DPRD Banyuasin. “Saya sampaikan kepada pak Agus Salam  agenda DPRD Banyuasin hari ini menerima kunjungan DPRD Magelang Jawa Timur. Mereka ini diterima Ketua Fraksi Demokrat Pembangunan DPRD Banyuasin, H Ali Mahmudi,”terang Ismed.

    Bahkan sebelumnya, tambah Ismed DPRD Banyuasin menerima kunjungan kerja DPRD Muba shering terkait Transmigrasi.”Ketika pak Agus Salam menanyakan hal itu posisi beliau di Palembang,”katanya.

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mempercepat berkas tersangka penerima dugaan suap proyek pendidikan di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin yang menyeret Bupati Banyuasin non aktif Yan Anton Ferdian (YAF).

    Hari ini, penyidik KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Banyuasin H Agus Salam sebagai saksi untuk melengkapi berkas dari tersangka Yan Anton.

    “Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka YAF,” ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2016).

    Pemeriksaan saksi pada hari ini untuk mendalami proses perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan proyek PBJ di Dinas Pendidikan dan dinas-dinas lainnya di Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

    Dalam perkara suap ini, KPK telah menetapkan enam tersangka. Mereka yakni Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian, pengusaha Zulfikar Muharrami, Kasubag Rumah Tangga Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin Rustami, Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin Umar Usman dan Kepala Seksi Pembangunan Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Bidang Program dan Pembangunan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin Sutaryo, dan seseorang bernama Kirman. (Lubis/Sindo news)

     

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com