• KB Emas Jelajahi 12 Desa di Perairan OKI

    0
    img_20161025_103111Kayuagung, Sumsel. Jurnalsumatra.com – Program KB Emas Yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), Mampu menjangkau Akseptor-Akseptor KB baru di pelosok-pelosok desa. Salah Satu Pengembangan strategi yakni Safari KB Yang menjelajah 12 Dari 15 desa di perairan OKI, Mampu menyerap 15,794 Akseptor KB baru. Hal Penyanyi MENINGKAT Drastis Dari Tahun-Tahun sebelumnya sebesar 64 Persen.

    Kepala BKKBN OKI, Alhadi Nasir mengatakan, Kabupaten OKI merupakan Kali Pertama Yang Program melaksanakan KB Emas di Indonesia Dan ITU Diakui Oleh Pemerintah Pusat.

    “Tahun Penyanyi sasaran safari KB Mampu menjangkau 15 desa di wilâyah perairan, yakni Cengal Dan Sungai Menang Dan Hingga Saat Penyanyi has terealisasi 12 desa. Sisanya 3 desa akan dikejar Hingga Akhir Tahun,” ungkap Alhadi Saat Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke XXIII Tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) di Desa Serigeni Baru Kayuagung, Selasa (25/10/2016).

    Selain Safari KB, BKKBN OKL also Program menjalankan KB keliling, Yang has menjaring 15.794 Akseptor KB baru. “Peserta KB baru Penyanyi kebanyakan Pasangan muda di Usia subur. Mereka kebanyakan melakukan KB implan Dan IUD, KARENA Saat Penyanyi KB suntik TIDAK kitd berlakukan Lagi. * Semua Peserta KB baru Penyanyi get Pelayanan Beroperasi gratis berikut Obat dan peralatannya. INI Sesuai komitmen Bupati OKI, H Iskandar SE hearts memberikan Pelayanan prima ditunjukan kepada ‘masyarakat di Bumi Bende Seguguk, “pungkasnya.

    Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Drs Waspi Yang Hadir hearts activities tersebut menuturkan, walaupun Pemerintah Daerah Mampu mendata 15,794 Akseptor KB baru, namun HAL ITU TIDAK seiring DENGAN rata-rata kepemilikan Anak Dari SETIAP kepala keluarga (KK). “Rata-rata kepemilikan Anak di OKI sebelumnya Saat ini berada di Angka 2,6. Itu Masih terbilang Tinggi, HAL Penyanyi kedepan Harus Mampu ditekan,” ungkap Waspi di hadapan Wakil Bupati OKI, HM Rifai SE.

    Untuk review Menurunkan Angka tersebut, lanjut Waspi, Langkah Yang Harus diambil yakni membina remaja DENGAN Program Generasi remaja, Dimana laki-laki diperbolehkan Menikah JIKA Sudah berusia 25 Tahun Dan Perempuan keatas 21 Tahun.

    “Program lainnya yakni 1.000 hari Pertama Kehidupan ATAU sama DENGAN 3 tahun. UNTUK creates Dan membentuk Karakter Manusia ITU Sendiri Mulai dari bayi di hearts Kandungan, Hingga lahir Harus get asupan gizi Yang Cukup. Bayi Harus get ASI ekslusif Dari menyanyikan ibu, ITU yang Baik untuk review pertumbuhan Dan Perkembangan otaknya Nanti, “bebernya.

    Sedangkan Wakil Bupati OKI, HM Rifai SE mengatakan, Keluarga merupakan Bagian terkecil Dari society. Oleh sebab ITU, perlunya Membangun budi pekerti Anak Dari Lingkungan Keluarga untuk review creates Generasi penerus bangsa Yang berbudi pekerti luhur. “Kita Harus meningkatkan KUALITAS Penduduk di Usia kerja, sehingga mereka Mampu menyongsong Hidup DENGAN Lebih Baik,” ujar Wabup.

    * Menurut Wabup, Program KB emas Efektif menjangkau wilayah-wilâyah perairan di desa-desa terpencil.
    “Namun di Tahun 2016, sebanyak 13,3 Persen society Dari Akseptor KB Masih Belum Menikmati Pelayanan KB gratis. Di Tahun 2018, Jangka Waktu Penyanyi sasaran akan Menjadi Yang Harus dicapai agar SEMUA ‘masyarakat di Bumi Bende Seguguk, can Menikmati Pelayanan KB gratis,” tutupnya . (RICO)
  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com