• Hukum Positif Sulit Diterapkan Di Polres Mamra

    0

         Jayapura, jurnalsumatra.com – Kapolres Mamberamo Raya AKBP Terry Levin membenarkan hukum positif atau hukum yang berlaku diseluruh negara berdasarkan peraturan-perundamgan  hingga kini belum dapat sepenuhnya diterapkan diwilayah hukum Polres Mamberamo Raya,Papua.
    Masyarakat khususnya warga lokal hingga kini lebih mengedepankan hukum adat dalam menyelesaikan persoalan yang dialaminya.
    “Polisi masih kesulitan untuk menerapkan hukum positif terutama kasus pembunuhan karena masyarakat masih berpegang ‘kepala bayar kepala’ hingga menyebabkan keluarga korban akan meminta ganti dan biasanya wanita dengan harapan akan melahirkan anak pengganti korban, kata AKBP Terry Levin kepada Antara, di Jayapura,Sabtu.

         Menurut Terry, apabila permintaan keluarga korban sudah dipenuhi maka pelaku tidak bisa dijatuhi hukuman karena bila itu dilakukan maka akan menyulut pertikaian baru.
    Walaupun demikian pihaknya terus berupaya memberikan pengertian agar secara perlahan masyarakat mengerti dan hukum positif dapat ditegakkan.
    “Polisi terus melakukan pendekatan melalui adat dan agama sehingga masyarakat makin memahami hukum positif dan mau menerimanya,” harap AKBP Terry Levin yang mengaku berasal dari Bosiri, salah satu kawasan yang terletak dipesisir sungai Mamberamo.
    Diakui, Polres Mamberamo Raya sendiri masih kekurangan personil yakni baru terdapat 117 orang sementara luas wilayahnya membentang disepanjang sungai dan berbatasan dengan Kabupaten Sarmi,Kepulauan Yapen, Kabupaten Biak dan Kabupaten Puncak Jaya.
    Dalam setahun gangguan kamtibmas tercatat 12 kasus, kata Kapolres Mamberamo Raya.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com