• Harpanto : Kebocoran Debu Semen Baturaja Kesalahan PLN

    0
    Harpanto : Kebocoran Debu Semen Baturaja Kesalahan PLN

    Harpanto : Kebocoran Debu Semen Baturaja Kesalahan PLN

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Banyaknya keluhan yang dirasakan masyarakat Kota Baturaja, terhadap munculnya debu-debu pada pabrik Semen Baturaja, membuat Komisi IV DPRD Sumsel meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumsel mendata kebocoran debu tersebut.

    “Setelah meninjau langsung kondisi di PT Semen Baturaja, Komisi IV DPRD Sumsel minta agar BLH membuat data, sebesar apa kebocoran yang terjadi dalam kurun satu tahun. Apakah kebocoran ini sudah berpengaruh terhadap kesehatan lingkungan maupun masyarakat,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Herpanto, saat ditemui di ruang Komisi IV, Senin (24/10).

    Herpanto menuturkan, menurut informasi dari masyarakat Baturaja, memang ada kebocoran-kebocoran. Ternyata, kondisi kebocoran itu terjadi saat listrik mati, karena alat penangkap debu itu tidak berfungsi. Sementara pengoperasian genset saat terjadi pemadaman listrik dari PLN, tidak mendukung atau menggantikan daya aliran listrik, untuk mengoperasikan penyaring debu pabrik semen Baturaja sehingga tetap terjadi kebocoran debu.

     “Akibat kebocoran debu pabrik semen tersebut, tak jarang banyak masyarakat yang komplain terganggu kesehatannya. Atas dasar itulah, kami meminta BLH mendata berapa persen kebocoran itu terjadi. Jika melebihi ambang batas pihaknya akan melayangkan komplain ke PT Semen Baturaja,” tandasnya. (Vallimo)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com