• iklan 3


  • Dinkes Mataram Siapkan 275 Kilogram Bubuk Abate

    0

         Mataram, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat menyiapkan 275 kilogram bubuk abate pada  11 unit puskesmas di daerah itu guna mengantisipasi kasus demam berdarah dengue pada musim hujan ini.
    Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Usman Hadi di Mataram, Senin mengatakan bubuk abate tersebut sebagian telah disebar ke masyarakat secara gratis melalui kader kesehatan tingkat lingkungan.
    “Program pemberian bubuk abate ini merupakan program rutin Dinas Kesehatan sebagai bentuk antisipasi mencegah mewabahnya penyakit demam berdarah dengue (DBD),” katanya.
    Dikatakannya, sebanyak 270 kilogram bubuk abate itu dibagi pada 11 puskesmas sehingga satu puksemas mendapat 25 kilogram bubuk abate untuk disebar ke masyarakat dengan melibatkan pada kader.
    Bubuk abate ini merupakan bubuk efektif mencegah jentik nyamuk berkembang biak, apalagi jika terjadi perubahan cuaca yang sebentar hujan, sebentar panas.

         “Masyarakat yang merasa belum mendapatkan bubuk abate, bisa langsung datang ke puskesmas dan memintanya kepada petugas,” katanya.
    Ia mengatakan, pemerintah memiliki stok bubuk abate yang mencukupi, sehingga berapapun kebutuhan daerah, pemerintah siap mendistribusikan.
    “Karena itu, masyarakat jangan ragu datang ke puskemas untuk meminta bubuk abate,” katanya.
    Dikatakan, cara mengantisipasi berkembangnya nyamuk DBD dengan bubuk abate adalah, setiap satu bungkus bubuk abate yang berisi lima gram, dimasukkan ke dalam bak mandi, tempat penampuang air atau genangan-genangan air yang tidak bisa  dikuras, namun bungkus bubuk abate harus ditusuk-tusuk dengan menggunakan jarum atau kancing.
    “Dengan demikian bubuk abate bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Air yang ditaruhkan bubuk abate aman untuk dipergunakan mandi ataupun berkumur,” katanya.
    Sementara menyinggung tentang kasus DBD di Kota Mataram berdasarkan data Dinkes Kota Mataram mencatat, sebanyak 813 kasus dari awal tahun sampai hari ini dengan tren menurun.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com