• iklan 3


  • Dinas Kesehatan Jayapura Bagi Obat Kaki Gajah

    0

       Jayapura, jurnalsumatra.com – Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Provinsi Papua membagikan obat kaki gajah (filariasis) kepada warga di kota itu.
    Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Arif Dwi Darmanto, di Jayapura, Selasa, mengatakan pihaknya membagikan obat pencegahan kaki gajah itu berlangsung di lapangan Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (03/10).
    Darmanto mengatakan mulai 1 sampai 31 Oktober 2016 merupakan bulan eliminasi kaki gaja di Kota Jayapura untuk tahun kedua.
    “Kenapa hal ini dilakukan di Kota Jayapura karena Jayapura merupakan daerah endemis penyakit kaki gajah,” ujarnya.
    Darmanto berharap ke depan seluruh penduduk Kota Jayapura mendapat obat tersebut tapi juga diminum untuk mencegah penyakit yang disebabkan cacing filaria itu.
    “Satu rangkaian obat, yang terdiri dari Aldenasol dan diethylcarbamazine citrate (DEC)itu harus di munum wajib,” ujarnya.

        Lanjut Darmanto, diharapakan obat ini diminum oleh seluruh masyarakat khususnya bagi mereka yang tidak sakit, yang bukan ibu hamil dan anak diatas dua tahun itu wajib meminumnya.
    Menurutnya, hal ini dilakukan agar masyarakat Kota Jayapura dapat terhindar dari penyakit kaki gajah.
    “Gejala klinis Kaki  Gajah sudah bengkak atau skrotum (kelamin) membesar, akan berbahaya, karena walaupun diobati itu tidak akan sembuh sehingga Jangan sampai kita menderita seperti itu maka harusbdi minum,” ujarnya.
    Dia menjelaskan, penularan penyakit itu melaluai semua nyamuk, jika Deman Berdarah Dengue (DBD) hanya nyamuk aedes aegypti tetapi kalau penyakit gajah  segala macam jenis nyamuk bisa menularkan.
    Sehingga dengan kegiatan ini, kata dia, dapat memgingatkan masyarakat Kota Jayapura bulan ini merupakan bulan eliminasi kaki gajah untuk tahun kedua.
    “Diharapkan mudah-mudahan sekitar 80 persen masyarakat di kota Jayapura bisa meminum obat tersebut sehingga kita bisa mencapai target,” ujarnya.
    Nantinya, tambah dia, setelah 5 tahun itu akan dilakukan evaluasi serta akan dilakukan survei dengan pengambilan darah dari masyarakat tertentu yang diambil secara acak jika tidak ada mikrofilaria maka Kota Jayapura dinyatakan bebas kaki gajah.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com