• Dewan Minta Moratorium Toko Modern Dikaji Ulang

    0

         Solo, jurnalsumatra.com – Kalangan dewan di DPRD Kota Surakarta meminta moratorium pendirian toko modern di daerah ini dikaji ulang, karena pemerintah setempat sudah mewacanakan pembangunan kawasan Solo utara.
    “Ya tentunya dengan hal ini Pemkot harus bisa menilik kembali aturan pendirian minimarket yang diatur di Perda nomor 5 tahun 2011 tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, kata Ketua Komisi I DPRD Surakarta Budi Prasetyo, di Solo, Kamis.
    Ia mengatakan kebijakan Wali Kota terkait dengan moratorium toko modern ini perlu dikaji ulang. Sebab hal ini dinilai tidak efektif, mengingat adanya kerancuan terkait dengan batas wilayah Solo bagian selatan dan Solo bagian utara.
    Dikatakan  wilayah Solo bagian utara masih banyak ruang yang memungkinkan untuk dikembangkan. Hanya saja butuh batas yang jelas, agar nantinya pengembangan ini tidak menyalahi aturan.

          “Ya Moratorium ini kan tidak bisa sembarangan dikeluarkan karena membutuhkan banyak kajian dari yang ahli. Sehingga ada aturan yang lebih detail mengenai pembatasan toko modern ini.”katanya.
    Ketua DPRD Surakarta Teguh Prakosa mengatakan jika pendirian toko modern memang harus sesuai dengan Perda nomor 5 tahun 2011 yakni tidak bisa di sembarang tempat.
    Misalnya di perkampungan toko modern dilarang karena nantinya ditakutkan menghambat perkembangan toko kelontong dan pasar tradisional di sekitarnya. Untuk itu Pemkot mewacanakan untuk memberikan keterbukaan akses di wilayah Solo bagian utara.
    Ia mengatakan sebab perkembangannya kedepan memang kea rah sana. Bahkan bukan hanya toko modern saja, namun juga hotel dan mall.
    Hal ini dianggap tidak menyalahi surat edaran (SE) Wali Kota mengenai moratorium toko modern. Bahkan kalangan dewan mempersilahkan jika Pemkot memberikan izin bagi warga masyarakat yang ingin membuka toko modern di kawasan ini.
    “Dari dulu kan kalau di kawasan Solo utara dipersilahkan, yang tidak diperbolehkan di Solo bagian selatan saja, karena memang kondisinya sudah overload,” katanya,” katanya.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com