• BPOM Gorontalo Geledah Gudang Minuman Kedaluwarsa

    0

         Gorontalo, jurnalsumatra.com – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo melakukan penggeledahan gudang yang menyimpan minuman yang diduga telah kedaluwarsa dan tidak layak konsumsi, di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.
    Kepala BPOM Provinsi Gorontalo, Sukriadi Darma, Jumat, yang memimpin langsung penggeledahan tersebut mengatakan, pada gudang itu terdapat ribuan dus minuman sirup dan susu bantal yang kedaluwarsa.
    “Berawal dari penemuan tim BPOM di lapangan, bahwa ada produk minuman kedaluwarsa yang dijual, kemudian kita melakukan pengawasan, penyidikan dan pengumpulan data keterangan, ditemukan bahwa produk itu dibawa oleh truk yang datang dari Kabupaten Gorontalo,” ungkapnya.
    Modusnya adalah dijual dengan harga murah kepada pedagang di pasar tradisional dan di depan sekolah.
    Ia menjelaskan, minuman yang telah mendekati masa kedaluwarsa dan telah kedaluwarsa tersebut dijual ke Kabupaten Pohuwato dan Boalemo, ada yang telah membongkar barangnya, ada juga yang belum.

         “Dan saat kita gerebek gudangnya, kita menemukan sirup dan susu bantal yang telah kedaluwarsa sejak tanggal kemarin dan hari ini juga, kasian anak-anak kita, minuman yang telah kedaluwarsa ini dijual dengan harga murah, dan telah kita bandingkan dengan harga yang asli ternyata lebih mahal,” ucap Sukriadi.
    Sukriadi menambahkan, sasaran penjualan minuman tersebut adalah dijual kepada anak-anak Sekolah Dasar, yang jika ada minuman murah tidak akan memeriksa terlebih dahulu dan langsung membeli.
    “Kita telah melakukan wawancara kepada pemilik gudang ini, dan setiap orang yang kedapatan melakukan pelanggaran mungkin dia bisa berkilah untuk membela diri, tapi kita akan melakukan pemeriksaan,” tegasnya.
    Hal itu menurutnya melanggar Undang-Undang nomor 15 tentang pangan, dan jika sudah selesai buktinya, pihaknya akan memeriksa saksi dan berdasarkan keterangan ahli, maka akan dilanjutkan dengan proses penyidikan.
    “Menurut pemilik produk ini, barang tersebut adalah barang kembalian, seharusnya jika itu adalah barang yang dikembalikan, barang dari luar yang masuk kesini, tapi disini berbeda, barang dari gudanglah yang didistribusikan keluar,” tambahnya.
    Pihak BPOM juga mengimbau kepada masyarakat Gorontao agar berhati-hati jika ingin mengkonsumsi produk susu bantal uang dijual dengan harga murah didepan sekolah, karena diduga sudah kedaluwarsa.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com