• iklan 3


  • BPMPD Kaltim Bina Kelurahan Hadapi Lomba Regional

    0

       Balikpapan, jurnalsumatra.com – Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur kembali melakukan pembinaan di Kelurahan Batu Ampar, Kota Balikpapan, untuk persiapan Lomba Kelurahan Tingkat Regional Kalimantan dan Sulawesi tahun 2017.
    “Di Provinsi Kaltim terdapat 196 kelurahan, jadi Kelurahan Batu Ampar harus bersyukur karena terpilih sebagai lokasi yang dibina bersama dua kelurahan lain se-Kaltim,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Kaltim Moh Jauhar Efendi di Balikpapan, Kamis.
    Sebelumnya, tim BPMPD Kaltim telah melakukan pembinaan pada dua kelurahan di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
    Apabila dalam pembinaan ini dan kemudian Batu Ampar mendapat rekomendasi untuk mengikuti lomba kelurahan terbaik pada 2017, ia minta kepada semua pemangku kepentingan mulai tingkat kota, kecamatan, hingga lembaga mitra kelurahan memiliki komitmen yang sama dalam upaya menyempurnakan setiap kelemahan yang ditemukan oleh tim.
    Menurut Jauhar, penyempurnaan perlu dilakukan, selain sebagai upaya mendapatkan nilai terbaik dalam lomba, juga sebagai upaya memajukan Kelurahan Batu Ampar agar ke depan bisa lebih baik dalam berbagai hal, seperti yang terkait dengan pendidikan, ekonomi, keamanan, kesehatan, maupun terkait pemberdayaan masyarakat.

        Secara nasional, lanjut Jauhar, potensi Kaltim sangat luar biasa dalam persaingan lomba desa/kelurahan karena telah beberapa kali mendapat prestasi, seperti tahun 2015 Desa Gurimbang di Kabupaten Berau berhasil menjadi juara pertama, kemudian pada 2013 Kelurahan Manggar di Balikpapan meraih peringkat ketiga.
    Ia juga mengatakan masing-masing kelurahan harus terus meningkatkan kapasitas dari berbagai sisi, karena tidak jarang kemajuan dan manajemen desa ternyata jauh lebih baik ketimbang kelurahan.
    Apalagi sejak 2015 ada kebijakan pemerintah pusat memberikan dana desa yang sekarang nilainya berkisar Rp600 juta sampai Rp700 juta per desa.
    Namun demikian, Jauhar mengakui dalam upaya percepatan pembangunan tingkat kelurahan, pihaknya sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar setiap kelurahan mendapat anggaran yang sama dengan yang diterima desa, paling tidak nilainya mendekati dana desa.
    Sementara itu, Staf Ahli Bidang Sosial Sekretariat Kota Balikpapan Arbain Side mengatakan pembinaan di Kelurahan Batu Ampar merupakan salah satu sarana mengevaluasi pembangunan yang telah dilakukan lurah bersama masyarakatnya selama ini, sehingga bisa ditemukan kekurangan guna dilakukan perbaikan.
    “Di Balikpapan terdapat enam kecamatan dan 36 kelurahan. Dalam persiapan mengikuti lomba kelurahan tingkat Regional III Kalimantan dan Sulawesi 2017, kami telah mengikuti lomba secara berjenjang mulai tingkat kecamatan hingga tingkat kota, sampai akhirnya Kelurahan Batu Ampar mendapat nilai terbaik tingkat kota 2016 ini,” ujar Arbain.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com