• BPLH: RTH Kota Bekasi Terpenuhi 20 Persen

    0

        Bekasi, jurnalsumatra.com – Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat jumlah Ruang Terbuka Hijau di wilayahnya telah terpenuhi 20 persen hingga Oktober 2016.
    “Sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang diwajibkan RTH daerah minimal harus 30 persen dari luas Kota Bekasi yang kini mencapai 21 ribu hektare,” kata Kepala BPLH Kota Bekasi Supandi Budiman di Bekasi, Senin.
    Menurut dia, keberadaan RTH berdampak positif pada kualitas udara di Kota Bekasi serta ruang publik untuk kebutuhan olah raga maupun wisata keluarga.
    Upaya pemenuhan RTH itu dilakukan pihaknya bersama Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi, Dinas Tata Kota dan Dinas Pertamanan, Pemakaman dan Penerangan Jalan Umum.
    “Jumlah RTH kali ini bertambah dari 2015 yang hanya 14 persen,” katanya.
    Penambahan RTH itu dilakukan melalui program 1.000 taman dan pengambilalihan aset fasos/fasum perumahan di 12 kecamatan setempat.

        Pada 2016, kata dia, program 1.000 taman telah direalisasikan hampir di seluruh kecamatan, adapun program serupa yang direalisasikan pihaknya pada Oktober 2016 berlokasi di Taman Jatirasa, Taman Bekasi Utara dan Taman Hijau Bekasi Timur.
    Program 1.000 taman itu juga melibatkan kalangan pengusaha swasta melalui pemanfaatan dana pertangungjawaban sosial perusahaan (CSR).
    “Dana tersebut kita manfaatkan untuk menata sejumlah taman di lingkungannya,” katanya.¿
    Sementara pengadaan RTH melalui fasos/fasum dilakukan dengan menginventarisasi sejumlah taman di perumahan dan diakuisisi sebagai aset Pemkot Bekasi.
    “Fasos/fasum yang tertera di siteplan perumahan harus diserahkan kepada Pemkot Bekasi, karena bagian aset yang wajib diserahkan. Saat ini banyak pengembang perumahan yang sudah tidak jelas keberadaannya, sehingga fasos/fasum perumahannya terbengkalai,” katanya.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com