• Biak Jadi Sentra Kawasan Perikanan Terpadu

    0

       Biak, jurnalsumatra.com – Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua masuk dalam 14 kawasan sentra perikanan tangkap dan pengolahan terpadu dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
    Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan  Biak Effendi Igrisa di Biak, Rabu mengatakan, pada tahun anggaran 2017 berbagai fasilitas penunjang pengembangan sentra perikanan terpadu Kabupaten Biak Numfor akan dipersiapkan untuk menunjang program Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
    “Dinas perikana sebagai SKPD pemkab Biak Numfor bersama Bappeda Biak sudah membuat rencana program penunjang daerah untuk mendukung kesiapan sarana prasana penunjang berupa pelabuhan perikanan,” ungkap Kadis Perikanan Effendi Igrisa menangapi penyiapann Biak sentra perikanan terpadu.
    Ia mengharapkan, dukungan berbagai elemen masyarakat dalam menyiapkan sarana prasarana penunjang progam sehingga pada tahun 2017 Biak sudah melaksanakan kebijakan nasional dalam menunjang sektor kemaritiman di wilayah Timur Negara Kesatuan Republik Indonesia.

       Dia menyebutkan, lebih dari delapan puluh persen potensi laut Indonesia belum dieksplorasi dan dikelola dengan baik. Laut memiliki potensi luar biasa yang dapat digali dari berbagai sektor, mulai sektor transportasi, ekspor impor, minyak, perikanan, pariwisata, sampai sektor potensi laut. Potensi perikanan laut di Indonesia tersebar pada hampir semua bagian perairan laut Indonesia belum tergali secara maksimal.
    Minimnya pengembangan potensi kekayaan laut nusantara itu membuat Indonesia kalah bersaing dibandingkan negeri jiran seperti Malaysia, Thailand, bahkan Vietnam. Karena itulah konsep industry perikanan terpadu merupakan salah satu solusi terhadap arahan pengembangan kawasan pesisir di Indonesia.
    Berdasarkan data  Kementerian dan Kelautan RI sebanyak 14 kawasan pengembangan perikanan terpadu di Indonesia  diantaranya Kabupaten Morotai, kawasan lainnya yakni  Selat Lampa (Natuna) Provinsi Kepulauan Riau, Simelue (Aceh).
    Serta kabupaten Tahuna (Sulawesi Utara), Saumlaki (Maluku), Merauke (Papua), Mentawai (Sumatera Barat), Nunukan (Kalimantan Utara), Talaud (Sulut), Morotai (Maluku Utara), Biak Numfor (Papua Barat), Tual (Maluku), Timika (Papua Barat), Sarmi (Papua), Moa (Maluku), dan Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur).(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com