• BEA Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Jakarta menggagalkan ekspor biji merkuri ilegal senilai Rp8,3 miliar.
    “Biji merkuri itu dimuat di dalam dua kontainer berukuran 20 kaki dengan negara tujuan Hong Kong,” kata Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi di Jakarta, Rabu.
    Dia mengatakan perusahaan pengekspor telah menggunakan nama perusahaan lain sebagai eksportir dan dalam laporan kepabeanan diberitahukan mengirim bahan kimia bubuk silica.
    Setelah melakukan pemeriksaan fisik, diambil sampel dan dilakukan uji laboratorium diperoleh hasil bahwa barang tersebut merupakan produk mineral jenis cinnabarite (HgS) dalam bentuk bongkahan (biji merkuri) dengan jumlah barang sebanyak 1000 kantong.
    Dia menambahkan, berdasarkan informasi dari Kementerian ESDM, sampai saat ini kementerian itu belum pernah mengeluarkan izin penambangan untuk komoditi biji merkuri, sehingga terindikasi bahwa barang tersebut berasal dari hasil penambangan ilegal.
    Barang yang akan diekspor itu berasal dari Jawa Barat, atas tindakan tersebut eksportir telah mealnggar Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.
    Selain kerugian materil, negara juga mengalami kerugian secara immateriil yaitu adanya potensi kerusakan sumber daya alam dan juga pencemaran lingkungan hidup akibat kegiatan penambangan ilegal.
    Produk yang dihasilkan dari pengolahan biji merkuri yang berupa air raksa merupakan bahan berbahaya dan beracun, dan apabila terasimilasi dengan zat lainnya dapat menyebabkan dampak kerusakan lingkungan hidup yang sistematis.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com