• iklan 3


  • Anies Tertarik Pendekatan Penataan Kali Code Yogyakarta      

    0

    Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tertarik dengan model pendekatan penataan permukiman warga yang tinggal di sepanjang bantaran Kali Code, Kota Yogyakarta.
    “Ini adalah contoh bagaimana penataan warga di kampung kumuh di daerah aliran sungai dilakukan dengan niat mengubah nasib menjadi lebih baik, bukan semata-mata menegakkan aturan,” kata Anies saat mengunjungi permukiman warga di bantaran Kali Code, Kota Yogyakarta, Kamis.
    Ia mengatakan penataan permukiman Kali Code Yogyakarta tidak terlepas dari jasa seorang tokoh masyarakat setempat, Romo Mangun Wijaya yang pada tahun 1980-an menginisiasi perubahan kawasan kampung kumuh di Kali Code menjadi sabuk hijau.
    “Itulah sebabnya kami selalu mengatakan kita perlu menata ulang, bukan semata-mata soal menegakkan aturan dan prinsip ini yang dipegang wali Kota dan Gubernur (DIY). Ini yang menginspirasi,” kata dia.
    Meski demikian, Anies menyadari metode penataan Kali Code tidak serta merta dapat diterapkan sepenuhnya di daerah lain, termasuk untuk DKI Jakarta. Setiap daerah, menurut Anies, memiliki persoalan yang berbeda sehingga membutuhkan solusi yang berbeda pula.
    “Tentu di Jakarta persoalannya berbeda tidak bisa dengan solusi yang sama persis,” ujar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
    Kondisi persoalan penataan sungai di Jakarta dengan Yogyakarta , menurut dia, tidak bisa disamakan. Ia mencontohkan, di Jakarta terdapat persoalan penyempitan lebar sungai dari seharusnya 8 meter menjadi 1,5 meter, sedangkan di Yogyakarta problem itu tidak ada dalam penataan sungai sehingga kebijakan relokasi tidak diperlukan.
    “Jadi saya tidak pernah berjanji hanya akan menata, tetapi yang penting adalah semua orientasinya menata dengan dialog dan semangatnya mencari solusi yang membahagiakan semuanya,” tegasnya.
    Perwakilan Komunitas Kali Code, Ariyanto mengatakan Kali Code yang dulu masuk katagori lingkungan kumuh telah berubah menjadi sabuk hijau. Kawasan itu, menurut dia, juga telah menjadi percontohan untuk penataan kampung kumuh di berbagai daerah lain seperti Malang dan Ambon.
    “Dulu kumuh dan sekarang menjadi tempat yang indah karena sudah ditata,” imbuhnya.
    Kunjungan ke permukiman di bantaran Kali Code merupakan salah satu rangkaian kedatangan Anies di Yogyakarta, sehari sebelum masa kampanye penilihan kepala daerah DKI Jakarta.
    Sebelum tiba di Kali Code, Anies menyempatkan mengunjungi kediaman ibunya dan berziarah di makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Yogyakarta.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com