• Anggota DPR Soroti Turunnya Pemilih Jakarta Utara

    0

         Jakarta, jurnalsumatra.com – Anggota DPR dari Fraksi PDIP Adian Napitupulu menyoroti pernyataan KPUD DKI menyampaikan bahwa Pemilih di Jakarta Utara berkurang sekitar 310.000 orang.
    “Ini sesuatu yang aneh karena dari 2014 ke 2016 umumnya pemilih cenderung bertambah. Ini kok malah berkurang, jumlahnya tidak tanggung-tanggung sebanyak 310.000 orang,” kata Adian dalam siaran persnya, Jumat.
    Adian mengungkapkan agak rumit diterima akal jika saat Pilpres 2014 data pemilih Jakarta Utara 1.336.025 orang namun pada Pilkada menjadi 1.025.045 orang.
    “Maka tiap hari dari 2014 sampai 2016 rata-rata yang meninggal atau pindah ada 420-an orang,” kata Adian.
    Dia menyebut di Jakarta Utara ada enam kecamatan dan 32 kelurahan, dengan berkurangnya 310.000 pemilih maka rata rata dalam 2 tahun terakhir di tiap kelurahan ada 9.600 pemilih yang “hilang”.

         Adian mengakui bahwa Jakarta Utara merupakan basis PDIP, dimana pada pilpres 2014 perolehan suara Jokowi-Jk di Jakarta Utara sekitar 516.000 sementara Prabowo-Hatta sekitar 342.000 dengan selisih sekitar 174.000 suara.
    Dalam pemberitaan sebelumnya, KPU Jakarta Utara telah menyelesaikan tahapan hasil pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih sementara (DPS) dari tingkat RT dan RW.
    Ketua KPU Jakarta Abdul Muin, Kamis (27/10), mengatakan hasilnya 310 ribu dicoret dari DPS, karena tidak memenuhi syarat, seperti berganti alih status, tidak memiliki dokumen KTP dan KK sesuai domisili serta sudah pindah serta meninggal dunia.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com