• 61 SD Biak Sasaran Program SHAW

    0

       Biak, jurnalsumatra.com – Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kabupaten Biak Numfor bersama mitra kerja Yayasan Rumsram menargetkan 61 Sekolah Dasar di berbagai kampung sebagai sasaran program Sanitation Hygiene and Water (SHAW).
    Data Pokja AMPL Biak, Jumat, disebutkan  61 SD Biak, siswa dan guru sekolah setemoat telah aktif mempromosikan perilaku hidup sehat dan bersih dengan pendekatan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).
    Kelima pilar STBM itu, diantaranya stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun pengolahan air minum dan makanan yang aman, pengelolaan sampah yang baik serta penanganan limba cair dengan tepat.
    “Sekolah Dasar yang menjadi intervensi program SHAW telah mengajarkan siswa harus hidup berish dan sehat dalam keseharian,” ungkap Sekretaris Pojka AMPL Yoel Maryen.
    Ia berharap, program SHAW yang digalakan Pemkab melalui Pokja AMPL, Dinas Kesehatan, dinas Pendidikan serta mitra kerja Yayasan Rumsram mampu menyediakan program sanitasi sekolah yang sehat dan bersih.

        Pelaksanaan program SHAW itu, kata Yoel Maryen, yakni melalui penyediaan insfrastruktur berupa sarana cuci tangan pakai sabn komunal yang dilaksanakan selama enam bulan periode Juli-Desember 2015).
    “Dari target 61 SD sasaran program SHAW, 20 Sekolah dasar diantaranya sudah mendapatkan pelatihan sanitasi sekolah, ya saat ini telah tersedia fasilitas tempat cuci tangan pakai sabun yang dapat digunakan sekitar 30-60 siswa,” ungkap Yoel Maryen.
    Ia menyebut, kretria penilaian SD dalam  pelaksanaan program SHAW terdiri  kategori bintang satu degan status sekolah bersih, bintang dua sekolah sehat serta bintang tiga sekolah bersh dan sehat.
    “Pokja AMPL bersama dinas terkait dan Yayasan Rumsram terus mendorong program SHAW terus digalakan di sekolah-sekolah untuk mengajarkan kebiasaan siswa menjaga perilaku hidup sehat dan bersih serta mencuci tangan pakai sabun,” demikian Kabid Sosial Budaya Bappeda Biak itu.
    Data dari 20 SD sasaran sanitasi sekolah, lanjutnya, 14 SD masih berstatus standar, lima SD mendapat predikat bintang satu serta satu SD mendapat predikat bintang dua.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com