• Restoran Tunjukan Niat Baik Bayar Pajak

    0

    Padang, jurnalsumatra.com- Kepala Bidang Penagihan dan Pengawasan Dinas Pendapatan Daerah Kota Padang, Sumatera Barat, Firdaus mengatakan, pengelola restoran yang menunggak pajak di kota tersebut telah menunjukkan niat baik untuk membayar pajak.
    “Selasa lalu pemilik restoran Mama yang kedua restorannya dipasangi stiker sudah membayarkan pajak restorannya, namun hanya satu, yaitu yang di Jalan Ampang dan stiker pun telah kami lepas. Sedangkan pajak restorannya di Jalan Juanda belum dibayarkan,” katanya di Padang, Kamis.
    Ia mengungkapkan, dari 450 restoran yang wajib membayar pajak di Kota Padang, ada beberapa yang tidak membayarkan pajak restoran. Namun setelah ditegur Dispenda, pengelola restoran tersebut datang untuk memberikan penjelasan dan di antaranya mau membayar pajak restorannya.
    Akan tetapi, kata dia, dua restoran Mama tidak mau membayar pajak sejak tahun 2013 padahal Dispenda telah mengirimkan surat teguran beberapa kali sehingga harus dipasang stiker.
    “Stiker tersebut merupakan saksi moril terhadap pemilik restoran sehingga mereka mau membayar pajak, namun jika stiker tersebut juga tidak mempan maka Pemerintah Kota Padang akan menutup izin restoran tersebut,” ujarnya.
    Setelah Dispenda memasang stiker, pengelola restoran tersebut telah membayarkan pajak restorannya yang di Jalan Ampang, Kota Padang.
    Firdaus mengatakan, pihaknya sudah berupaya menyosialisasikan akan pentingnya bayar pajak kepada masyarakat baik melalui media massa maupun pemasangan spanduk di berbagai tempat.
    Tidak hanya itu, pihaknya juga mengirimkan petugas ke restoran-restoran di Padang untuk menyosialisasikan akan pentingnya pajak untuk pembangunan daerah.
    Ia mengungkapkan, sampai 12 Agustus tahun ini penerimaan pajak restoran telah mencapai  Rp14.055.380.525, namun angka tersebut masih jauh dari target penerimaan pajak restoran Kota Padang sampai akhir 2016,  yaitu Rp26,6 miliar.
    “Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk lebih sadar akan pembayaran pajak karena pajak yang dibayarkan digunakan untuk pembangunan di Kota Padang,” ujarnya.
    Sebelumnya, Dispenda Kota Padang memasang stiker pada restoran yang tidak membayar pajak guna memaksimalkan perolehan pajak daerah pada tahun 2016.
    “Selain itu pemasangan stiker juga sebagai ujud pembinaan wajib pajak restoran yang tidak menyertakan bukti pembayaran ke pelanggan,”  kata Kepala Dispenda Kota Padang,  Adib Alfikri di Padang, Jumat (29/7).
    Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan tiga kali peringatan hingga pemanggilan pemilik restoran, pengelola restoran tidak mengindahkan teguran tersebut sehingga pihaknya harus memasang stiker.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com