• Disparekraf NTT Minta Pulau-Pulau Kecil Dinamai

    0

         Kupang, jurnalsumatra.com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta agar pulau-pulau kecil yang ada di berbagai daerah provinsi berbasis kepulauan itu diberikan nama sehingga bisa dimanfaatkan sebagai destinasi pariwisata.
    “Kami minta agar pulau-pulau kecil yang menyebar di berbagai daerah agar segera dinamai oleh pemerintah setempat bekerja sama dengan pihak pusat,” katanya kepada Antara di Kupang, Selasa.
    Dia mengatakan, hingga saat ini masih ratusan pulau di daerah tersebut yang belum diberikan nama terutama untuk pulau-pulau kecil yang belum berpenghuni.
    “Untuk daerah kita masih sekitar 800-900 pulau tanpa penghuni yang tidak diberikan nama dari total pulau di NTT sekitar 1.192 pulau,” katanya.
    Menurut dia, jika pulau-pulau tersebut diberikan nama maka nantinya akan mempermudah pihaknya untuk mengembangkan destinasi wisata di pulau-pulau kecil itu.
    Selain itu, kata dia, saat ini ada pulau-pulau kecil yang berada di Flores bagian barat yang diklaim oleh warga atau kelompok suku sebagai milik mereka dengan alasan merupakan tanah ulayat.

         “Sebenarnya masyarakat tidak boleh klaim seenaknya memiliki pulau-pulau tertentu yang menurut mereka merupakan tanah ulayat karena pula-pulau merupakan miliki negara sesuai dengan aturan undang-undang,” katanya.
    Jika dibiarkan, lanjut dia, maka warga setempat bisa menyalahgunkan pulau tersebut untuk dijual kepada investor atau pihak tertentu.
    Oleh karenanya, Marius meminta agar pemerintah yang berwenang bisa segera memberikan nama-nama pulau tersebut sehingga tidak diklaim sebagai milik pribadi atau kelompok masyarakat tertentu.
    “Harus segera dinamai dan setelah itu harus dibangun semacam pilar sebagai bukti bahwa pulau tersebut merupakan milik pemerintah atau negara,” katanya.
    Dengan begitu, lanjut dia, ketika potensi yang ada di pulau-pulau tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan masyarkat umum tidak akan menimbulkan persoalan dikemudian hari.
    “Nantinya pulau-pulau kecil tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk destinasi wisata karena banyak keindahan yang menarik di pulau-pulau tersebut yang bisa menarik perhatian pengunjung,” katanya.
    Marius mencontohkan salah pulau kecil di Flores bagian barat yang banyak dihuni populasi rusa dan burung dan menurut dia merupakan potensi alam yang menarik untuk dikunjungi.
    “Para wisatawan tidak melulu datang ke sini untuk menikmati pantai dan laut namun juga perlu disajikan destinasi baru yang unik di pulau-pulau kecil. Oleh karena itu sebelum dikembangkan sebagai destinasi wisata, pulau tersebut harus dinamai,” demikian Marius Ardu Jelamu.(anjas)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com