• Qiqie Rizky Ameera Pandai Manfaatkan Waktu Luang

    0
    Qiqie Rizky Ameera Pandai Manfaatkan Waktu Luang

    Qiqie Rizky Ameera Pandai Manfaatkan Waktu Luang

    Palembang, jurnalsumatra.com – Sebagai anak tunggal  dari kedua orang tua keturunan suku Jawa Sunda tak membuatnya dirinya selalu menggantungkan harapan kepada kedua orang tuanya, terlahir dengan nama Rizky Utami yang mempunyai nama beken Qiqie Rizky Ameera dara kelahiran Kisaran, Medan (Sumatera Utara) ini menapakan Kakinya sebagai seorang model.

    Saat dibincangi jurnalsumatra.com di theVenus Luxury Club & KTV, club yang mendapat predikat terbaik pertama di Kota Palembang, yang terletak di Jl. R. Soekamto Palembang “Aku dari suku Jawa Sunda, kenapa bisa Jawa Sunda, karena keturunan dari Pama sama Mama. Papa aku Sunda dan Mama aku Jawa, sementara Aku sendiri kelahiran Medan sedangkan kalau Papa aku Bandung dan Mama Yogyakarta dan besar di Medan” ungkapnya mengawali obrolan kami.

    Sebagai anak tunggal, sejak kecil dirinya memang hobby di dunia entertaint, karena mempunyai darah seni yang mengalir dari papanya. “Papa aku pandai nyanyi dan memainkan alat music, dan dari kecil aku memang hobby nyanyi, bahkan sejak aku kelas 4 SD pada tahun 2004, aku sudah menjadi penyanyi cilik yang ngisi acara-acara pesta-pesta gitu dech” bebernya dengan apa yang pernah dilakukannya waktu masih kecil.

    Diakuinya, sebagai penyanyi cilik dirinya mendapat gaji 100 ribu dan berhenti sampai kelasi 1 SMP, karena mikir harus focus ke pendidikkannya. “Dulu aku sempat juga ikut lomba fashion show di tahun 2014, Alhamdulillah aku disitu dapat juara 3 dari sekian banyak perserta” ungkapnya.

    Dikatakannya, kalau hidup itu tidak selalu diatas dan dia sendiri pernah mengalami kehidupan yang namanya hidup berkecukupan tapi karena ekonomi keluarganya menurun dratis apa yang biasanya dikerjakan pembantu dirumahnya, dikerjain sendiri tanpa pembantu saat dirinya kelas 2 SMP di tahun 2008.

    “Tapi semua yang aku alami, diambil hikmahnya dan aku ngerasa bangga dan enggak malu karena dari situ ngerasa menjadi anak mandiri, bisa membantu kedua orang tua dan menjadi anak yang mandiri juga punya semangat  yang tinggi.” Jelasnya lagi.

    Diakuinya, dari situlah dirinya mulai merintis usaha sambil sekolah, sambil belajar dari orang dengan gaji 30 ribu sampai 50 ribu. “Aku tetap selalau optimis walau pun banyak orang yang merendahkan, dan aku tak perduli dengan apa yang dikatai orang selama hal itu positif dan menghasilkan, saat itu pada banyak yang iri karena aku bisa beli yang orang belum mereka punya dengan hasil keringetku sendiri, sementara mereka minta ke orang tuanya” jelasnya dengan bangga apa yang sudah bisa dicapainya.

    Dari sana akhirnya aku punya modal buat usaha sendiri, sejak aku kelas 3 SMP tahun 2009 s/d 2013, sudah berbagai usaha yang aku jual dari jualan parfum, peralatan make up, dengan berkeliling daerah aku naik motor saat itu, setelah itu juga pernah jualan kembang api menjelang puasa dan lebaran Idul Fitri setiap tahunnya, juga jualan acesories di acara bazar, dan pameran. Jualan pakaian juga pernah, jualan pop ice dan jajan-jananan gitu.. terus buka usaha londry juga pernah. Jadi aku itu emang selalu manfaatkan waktu kosong aku untuk yang menghasilkan selama itu positif tanpa harus menyusahkan orang tua aku.

    Tidak saja di bidang usaha yang dilakukannya, tetapi kegiatan festival band juga pernah ditekuninya. “Aku juga pernah ikut festival band gak pernah mendapat juara tapi selalu masuk 10 besar. Setelah aku tamat sekolah aku belum bisa lanjut kuliah karena belum punya biaya dan pada tahun 2013 aku coba-coba ngelamar kerjaan, yang Alhamdulillah selalu keterima.” Paparnya.

    “Seperti AIA Financial terus jadi operator sound system di karaoke, receptonist kasir dan terakhir operator pelayanan Transfortasi Angukutan Darat Bandara Internasional Kualanamu Medan di situ banyak kisah sakit yg aku jalani saat kerja di bandara Kualanamu Medan pernah tidur beralaskan koran karena shift malam jadi gak kedapetan bus” tambahnya.

    Belum punya kendaraan sendiri jadi ya harus begitu. Apa lagi merantau .. yaaa walaupun dari Kisaran gak begitu jauh ke medan jarak 4 jaman gitu tapi aku enggak pernah mengeluh dengan orang tua aku. Bahkan saat aku sakit aku selalu cerita seneng ke mereka saat telponan selalu ceria soalnya aku gak mau jadi kepikiran terus jadi sakit. Dan setelah aku keluar kerja dari situ karena aku ngerasa penghasilan aku ngerss gak cukup aku pindah profesi aku jadi driver taksi di Bandara Kualamu Medan.. di tahun 2014 aku umur 17 tahun .. awalnya orang tua gak setuju tapi setelah lihat penghasilan aku lumayan dia support-support aja.

    Tak hanya disitu dirinya juga pernah mengatar sewa trip paling jauh 10 jam dari Medan ke Sibolga dan ke Aceh yang setelah itu keluar kerja ikut agency ke Lombok di situ lah mulainya dirinya terjun sebagai entertaint untuk jadi model ditahun 2014 akhir saat diri berusia 18 tahun hingga sekarang.

    Pulang dari lombok aku seneng banget karena akhirnya aku bisa daftar kuliah di situ. Aku juga pernah dapet prestasi di kampus sebagai juara 1 dalam bisnis plan competition kewirauasahaan se Universitas dari 50 peserta dengan menciptain prodak yang belum ada di pasaran dan Alhamdulillah produk itu di terima, dan banyak di sukai masyarakat yaitu Ice Tea Colors Bubble (ITCB) .  Setelah itu aku ambil cuti dulu, karena ada tawaram kerja lagi di dunia entertain yaitu sebagai model fashion catwalk yang aku jalani sampe sekarang dan enggak nyangka sih pelan-pelan bisa keliling Indonesia dan juga di bayar .

    “Aku enggak pernah memandang kerjaan apa pun itu, selama positif dan menghasilkan dan aku selalu manfaatkan waktu kosong, untuk hal-hal yang menguntungkan selama itu positif soalnya. aku orangnya  enggak bisa diem, kalau diem gitu suka bosenan”  ungkapnya sambil melepas tawanya

    “Aku punya cita-cita pengen buka usaha seperti pakaian fashion, di pick up dan di mobil, karenakan aku enggak mungkin juga terus-terusan jadi model, karena semangkin bertambahnya usia.  yaa walau pun sekarang umurku masih 21 tahun, aku manfaatkan selama aku masih punya kesempatan “ bebernya.

    “Kenapa aku pilih mobil dan pick up jadi pasar aku, karena disitu usaha aku bisa jamin, pasar aku ada di situ karena kita bukan mengharapkan orang yang datang melainkan kita yang mendatangi orang. Pasti awal orang penasaran yang tadi hanya lihat-lihat jadi nya beli, apa lagi kalau kita tau fashion dan bisa jual harga yang miring di tambah pelayanan kita yang baik dan ramah,  yaa intinya, aku anaknya enggak bisa diem. bisa di bilang hiver aktif karena selalu memanfaatkan waktu kosong untuk yg menghasilkan selama itu positif” pungkasnya. (edchan)

  • iklan 3




  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com